Panitia memperkirakan sekitar 3.000 tamu dan peserta dari seluruh Indonesia akan memadati Bandar Lampung selama pelaksanaan kegiatan.
Menurut Septiansyah, kedatangan ribuan peserta tersebut mulai terasa pada sektor kuliner, perhotelan, hingga usaha oleh-oleh dan UMKM.
"Yang pasti perputaran ekonomi akan meningkat. Ada kurang lebih 3.000 tamu dari seluruh Indonesia yang hadir di Lampung. Beberapa tempat kuliner sudah penuh sejak semalam hingga hari ini. Tempat oleh-oleh juga mulai ramai," ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Munas, baik melalui koordinasi, fasilitasi, maupun dukungan jaringan antarlembaga.
"Dukungan Pemprov sangat maksimal. Semua kebutuhan panitia lokal maupun panitia pusat dibantu dan diarahkan. Dukungannya lebih kepada moral dan networking," jelasnya.
Terkait potensi gejolak yang sempat muncul menjelang Munas, panitia memastikan seluruh langkah mitigasi telah dilakukan.
Koordinasi intensif dilakukan bersama kepolisian, TNI, dan seluruh satuan tugas guna memastikan pelaksanaan Munas berlangsung aman dan kondusif.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Polda, Kodam dan seluruh Satgas. Tokoh-tokoh kunci juga sudah kami temui. Harapan masyarakat Lampung, Munas ini berjalan damai, aman dan nyaman bagi seluruh peserta," tegasnya.
Munas HIPMI 2026 akan berlangsung selama dua hari, 10-11 Juni 2026. Selain membahas agenda organisasi, forum tersebut juga akan memilih Ketua Umum HIPMI yang baru untuk periode mendatang.
Panitia berharap ketua umum terpilih nantinya mampu menjadi jembatan antara kebutuhan dunia usaha di daerah dengan kebijakan pemerintah pusat, terutama dalam mendorong investasi dan kemudahan perizinan bagi pelaku usaha di berbagai daerah, termasuk Lampung. (pip/c1/yud)