gambar-user/tos8BSMzgVDyGkgSAXaK3yCEyDOV9SRwQVlB70iB.webp
Melida Rohlita - Senin, 27 Jul 2026 - 16:02 WIB
Bandarlampung Expo 2026 resmi ditutup Wali Kota Eva Dwiana di Graha Mandala Alam, Jumat (24/7) malam.
Bandarlampung Expo 2026 resmi ditutup Wali Kota Eva Dwiana di Graha Mandala Alam, Jumat (24/7) malam. - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

BANDARLAMPUNG – Bandarlampung Expo 2026 resmi ditutup Wali Kota Eva Dwiana di Graha Mandala Alam, Jumat (24/7) malam.

Penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-344 Kota Bandarlampung yang telah berlangsung selama delapan hari.

Selama pelaksanaan ekspo, kegiatan yang menjadi ajang promosi pembangunan daerah, pelayanan publik, dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) itu berhasil mencatat perputaran uang hingga Rp3,1 miliar. Nilai tersebut meningkat dibanding penyelenggaraan tahun lalu yang mencapai sekitar Rp2,4 miliar.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati lokasi expo sejak hari pertama hingga penutupan. Menurutnya, seluruh rangkaian HUT ke-344 Kota Bandar Lampung dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan Forkopimda, organisasi perangkat daerah, panitia, serta masyarakat.

Advertisements

Eva mengatakan Bandar Lampung Expo bukan sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

"Alhamdulillah UMKM kita terus bergerak. Banyak pendatang yang datang ke Bandar Lampung sehingga turut memberikan manfaat bagi perekonomian dan pendapatan daerah," ujar Eva.

Pada penutupan acara, Eva Dwiana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Bandar Lampung Expo 2026.

Ia berharap kegiatan tersebut terus menjadi wadah untuk memperkuat pelayanan publik, meningkatkan daya saing UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Bandar Lampung pada tahun-tahun mendatang.

Advertisements

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan capaian transaksi tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat selama Bandar Lampung Expo terus meningkat.

"Selama sepekan Bandar Lampung Expo perputaran uang mencapai Rp3,1 miliar. Itu dari transaksi yang dilakukan oleh pegiat usaha di kegiatan ini," kata Erwin.

Ia menjelaskan, nilai transaksi tersebut melampaui capaian Bandar Lampung Expo 2025 yang berada di kisaran Rp2,4 miliar. Perputaran uang didominasi transaksi di stan UMKM, tenant kuliner, serta berbagai produk yang dipamerkan selama kegiatan berlangsung.

Erwin menambahkan, Bandar Lampung Expo 2026 diikuti 41 stan organisasi perangkat daerah dan instansi serta sekitar 50 gerai UMKM. Selain pameran produk unggulan, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan publik, mulai dari administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan hingga konsultasi hukum.

Share:
Editor: Yuda Pranata
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements