Terkait laporan yang paling sering diterima, Nur Rakhman menyebut umumnya berkaitan dengan
perbedaan penafsiran aturan, terutama pada jalur domisili dan prestasi.
“Misalnya dulu banyak laporan terkait domisili atau jalur prestasi. Ada siswa yang merasa nilainya lebih
bagus atau lebih berprestasi dibanding temannya, lalu mempertanyakan kenapa temannya diterima
sedangkan dirinya tidak,” tandasnya. (pip/c1/abd)