BANDAR LAMPUNG – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), sejumlah tokoh masyarakat dan adat di Provinsi Lampung mengajak seluruh pihak menjaga situasi tetap kondusif demi kelancaran agenda organisasi pengusaha muda terbesar di Indonesia tersebut.
Tokoh Adat Lampung, Suttan Permato Abung Penyimbang Kutobumei Udik, menyatakan masyarakat Lampung siap menyambut kedatangan peserta Munas HIPMI dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, Lampung memiliki tradisi menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan keterbukaan terhadap para tamu yang datang ke daerah ini.
"Sebagai tuan rumah, masyarakat Lampung tentu menyambut baik seluruh peserta yang hadir. Kami ingin mereka merasa nyaman selama berada di Lampung dan membawa pulang kesan positif tentang daerah ini," ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul beredarnya berbagai informasi terkait dinamika menjelang pelaksanaan Munas HIPMI. Meski demikian, ia meyakini seluruh proses organisasi akan berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan.
Suttan Permato Abung menegaskan bahwa masyarakat Lampung mendukung penuh terselenggaranya Munas HIPMI sebagai forum strategis untuk menentukan arah organisasi dan memilih kepemimpinan baru periode 2026–2029.
Namun demikian, ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba menciptakan gangguan keamanan atau memanfaatkan momentum tersebut untuk kepentingan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
"Silakan datang ke Lampung untuk mengikuti kegiatan organisasi dan membangun persaudaraan. Namun seluruh pihak harus menghormati norma, aturan, dan ketertiban yang berlaku sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik," katanya.
Ia juga mewarning oknum yang akan coba-coba membuat keonaran dalam acara tersebut. “Jangan coba-coba bikin rusuh di tanoh Lampung, apalagi dengan membawa bawa orang dari luar. Kami akan menolak kedatangan tersebut jika memang niatnya untuk membuat kekacauan,” tegasnya.
Sementara itu, berbagai unsur penyelenggara terus melakukan persiapan menjelang pelaksanaan Munas. Panitia pelaksana bersama perangkat organisasi memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan.
Sejumlah Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI dari berbagai provinsi juga telah menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Munas di Lampung. Penetapan lokasi kegiatan disebut telah melalui mekanisme organisasi sehingga seluruh peserta diharapkan dapat menghormati keputusan yang telah disepakati bersama.
Selain menjadi forum pergantian kepemimpinan, Munas XVIII HIPMI juga menjadi wadah bagi para pengusaha muda untuk bertukar gagasan, memperkuat jejaring usaha, serta merumuskan berbagai program strategis yang dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Masyarakat Lampung berharap momentum ini tidak hanya berjalan sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu memperkenalkan potensi daerah kepada para peserta yang datang dari seluruh penjuru Indonesia.
Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan keluarga besar HIPMI, pelaksanaan Munas XVIII di Lampung diharapkan berlangsung aman, tertib, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan organisasi. (*)