Dari sisi rekor pertemuan, Inter Milan jelas lebih unggul. Dalam empat laga terakhir di Serie A, mereka selalu keluar sebagai pemenang dengan total agregat 12-3.
Meski demikian, hasil imbang 0-0 di leg pertama menunjukkan bahwa Como mampu memberikan perlawanan ketat.
Inter diperkirakan tetap mengandalkan gaya bermain menyerang yang efektif. Thuram akan menjadi tumpuan utama di lini depan, dengan dukungan dari kecepatan sayap Denzel Dumfries dan Federico Dimarco.
Sementara itu, lini tengah akan dikomandoi oleh Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu sebagai pengatur ritme permainan.
Di sisi lain, Como diprediksi tetap mengusung pendekatan berbasis penguasaan bola.
Fabregas kemungkinan akan memainkan Nico Paz sebagai false nine guna memberikan variasi serangan dan mengejutkan pertahanan lawan.
Namun, jika melihat pengalaman serta kedalaman skuad, Inter Milan masih sedikit lebih diunggulkan untuk memastikan langkah ke final dalam laga penentuan ini.(dbs/nca)