JAKARTA – Cuaca panas yang melanda Jakarta dan sekitarnya belakangan ini tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi memengaruhi performa mesin sepeda motor.
Suhu udara yang tinggi dapat memengaruhi sejumlah komponen kendaraan apabila tidak disertai dengan perawatan yang tepat. Karena itu, pemilik motor diimbau lebih memperhatikan kondisi kendaraannya selama musim kemarau.
Maulidin (37), mekanik sebuah bengkel motor di Jakarta Selatan, mengatakan komponen yang perlu mendapat perhatian khusus saat cuaca panas adalah filter udara.
"Cuaca panas seperti sekarang, filter udara harus lebih sering diperiksa dan dibersihkan," ujar Maulidin saat ditemui, Senin (20/7/2026).
Selain filter udara, ia menilai pemilihan oli mesin yang sesuai juga berperan penting dalam menjaga performa kendaraan, terutama bagi pengguna motor dengan mobilitas tinggi.
Menurutnya, pemilik motor perlu memperhatikan spesifikasi oli yang digunakan agar mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap mesin.
"Gunakan oli yang memiliki kekentalan sesuai spesifikasi pabrikan. Oli full sintetis juga lebih baik digunakan saat cuaca panas karena mampu menjaga performa mesin pada suhu tinggi," jelasnya.
Meski cuaca panas membuat mesin bekerja pada temperatur lebih tinggi, Maulidin menegaskan kondisi tersebut tidak berarti pemilik kendaraan harus mempercepat jadwal penggantian oli.
Ia menjelaskan, waktu penggantian oli tetap mengacu pada jarak tempuh maupun rekomendasi pabrikan.
"Tidak perlu mempercepat masa penggantian oli. Yang terpenting tetap mengikuti jadwal berdasarkan jarak tempuh dan penggunaan kendaraan," katanya.
Maulidin juga mengingatkan agar pemilik motor tidak mengabaikan perawatan berkala. Menurutnya, kelalaian dalam merawat kendaraan saat cuaca panas dapat meningkatkan risiko kerusakan mesin.
"Dampak terburuknya mesin bisa mengalami kerusakan berat hingga harus turun mesin. Karena itu, perawatan rutin tetap menjadi langkah terbaik untuk menjaga kondisi kendaraan," pungkasnya. (disway/abd)
