BANDARLAMPUNG – Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Bandarlampung menghadirkan layanan kesehatan terpadu secara gratis bagi masyarakat dalam gelaran Bandar Lampung Expo 2026. Berbagai layanan disediakan, mulai pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi gizi, hingga edukasi kecantikan.
Kepala Diskes Bandarlampung Muhtadi A. Temenggung mengatakan masyarakat yang mengunjungi stan Diskes dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya.
"Pemeriksaan yang kami berikan meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, hingga pemeriksaan kadar gula darah dan kolesterol," ujar Muhtadi, Kamis (23/7).
Selain pemeriksaan kesehatan dasar, Dinkes juga menurunkan tenaga gizi dari dinas maupun puskesmas untuk memberikan konsultasi mengenai pola makan sehat dan kesehatan umum kepada para pengunjung.
Tahun ini, stan Dinkes juga menghadirkan layanan Pojok Cantik, hasil kolaborasi dengan sejumlah klinik kecantikan di Bandar Lampung. Program tersebut memberikan edukasi mengenai perawatan kulit dan kesehatan wajah kepada masyarakat.
Muhtadi menjelaskan, layanan cek kesehatan gratis di Bandar Lampung Expo merupakan bagian dari program rutin Dinkes yang juga dilaksanakan di berbagai kegiatan masyarakat.
Program tersebut mendukung target Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk meningkatkan cakupan pemeriksaan kesehatan masyarakat hingga 46 persen dari total penduduk pada akhir 2026.
"Kami menargetkan cakupan pemeriksaan kesehatan mencapai sekitar 46 persen hingga akhir Desember. Saat ini capaiannya sudah hampir menyentuh 30 persen," katanya.
Menurutnya, hasil pemeriksaan yang diperoleh selama pelaksanaan expo akan dianalisis untuk memetakan kondisi kesehatan masyarakat yang paling banyak ditemukan.
"Dari data ini nanti akan terlihat kondisi kesehatan yang paling dominan. Hasilnya akan kami tindak lanjuti melalui pelayanan kesehatan maupun edukasi kepada masyarakat," jelasnya.
Muhtadi menyebut antusiasme masyarakat terhadap layanan kesehatan gratis cukup tinggi. Sejak Bandar Lampung Expo dibuka, sebanyak 990 pengunjung telah memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan di stan Dinkes.
"Hingga saat ini sudah ada 990 orang yang memeriksakan kesehatannya di stan kami. Jumlahnya hampir mencapai 1.000 orang," ungkapnya.
