JAKARTA – Program SATU Indonesia Awards kembali digelar untuk ke-17 kalinya pada 2026 dengan mengusung tema “Terhubung dalam Aksi”.
Tahun ini, ajang apresiasi bagi generasi muda inspiratif itu tidak hanya berfokus pada pencarian ide, tetapi juga mendorong kolaborasi dan dampak nyata yang berkelanjutan.
Kick-off penyelenggaraan dilakukan pada Rabu (1/4), menandai dimulainya proses penjaringan anak muda dari seluruh Indonesia yang memiliki inisiatif dan kontribusi sosial di berbagai bidang.
Chief of Corporate Affairs Astra International, Boy Kelana Soebroto, mengatakan tema tahun ini menekankan pentingnya sinergi dalam menciptakan perubahan.
“Melalui tema ini, Astra ingin mendorong agar setiap inisiatif tidak berhenti sebagai ide, tetapi terus berkembang menjadi aksi nyata yang saling terhubung dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Sejak pertama kali digelar pada 2010, program ini telah melahirkan 792 generasi muda inspiratif di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi. Sementara itu, program Desa Sejahtera Astra telah membina 1.533 desa di 35 provinsi.
Tahun ini, Astra juga memperkuat integrasi kedua program tersebut. Para penerima apresiasi SATU Indonesia Awards akan didorong menjadi local champions dalam pengembangan Desa Sejahtera Astra, sehingga dampak sosial yang dihasilkan semakin luas dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari rangkaian kick-off, digelar pula diskusi inspiratif AstraTalks yang menghadirkan sejumlah tokoh, di antaranya Nila Moeloek, Rizki Dwi Rahmawan, dan Yudha Prasetya.
Dalam menjaring peserta, Astra kembali menggandeng sejumlah mitra media seperti Tempo, Antara, Kumparan, IDN Times, dan Young On Top.
Adapun dewan juri tahun ini diisi oleh sejumlah tokoh nasional, seperti Fasli Jalal, Tri Mumpuni, Onno W. Purbo, Arif Zulkifli, Dian Sastrowardoyo, Billy Boen, hingga Raline Shah.
Program ini terbuka bagi individu maupun kelompok dengan usia maksimal 35 tahun. Inisiatif yang didaftarkan harus orisinal, telah berjalan minimal satu tahun, serta memiliki potensi untuk direplikasi dan dikembangkan lebih luas.
Para penerima apresiasi akan mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp65 juta, serta program pendampingan untuk memperkuat keberlanjutan inisiatif mereka.
