BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung kembali melakukan penyegaran organisasi dengan melantik puluhan pejabat administrator, pengawas, kepala UPT puskesmas, dan pejabat fungsional di lingkungan pemerintah setempat, Selasa (28/7).
Pelantikan yang berlangsung di gedung Semergou tersebut dipimpin Sekretaris Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan mewakili Wali Kota Eva Dwiana.
Dalam kesempatan itu, Iwan Gunawan menegaskan rotasi dan promosi jabatan bukan sekadar agenda rutin birokrasi. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kinerja organisasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
“Atas nama Ibu Wali Kota Bandar Lampung, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang hari ini dilantik. Jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab serta dibuktikan melalui kinerja nyata,” Katanya di Aula Semergou.
Iwan mengatakan, penyegaran organisasi diperlukan agar setiap perangkat daerah mampu menghadirkan inovasi baru sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, Pemerintah Kota Bandar Lampung ingin seluruh organisasi perangkat daerah bekerja lebih cepat, tepat sasaran, dan mampu mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor.
“Pelantikan ini bertujuan menghadirkan penyegaran organisasi, meningkatkan kinerja aparatur, sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan demi mewujudkan Bandar Lampung sebagai kota yang maju, agamis, dan sejahtera,” ujarnya.
Iwan juga mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan jabatan baru tanpa menunda pekerjaan.
Ia meminta setiap pejabat memahami tugas pokok dan fungsi di unit kerja masing-masing sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
“Jangan menunggu lama untuk bekerja. Segera pelajari tupoksi di tempat yang baru dan laksanakan tugas secara maksimal,” tegasnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan pemerintahan. Seluruh aparatur diminta memberikan pelayanan yang ramah, transparan, profesional, serta bebas dari praktik pungutan liar.
“Masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, ramah, transparan, dan bebas pungli. Saya tidak ingin mendengar masih ada keluhan mengenai birokrasi yang lambat,” imbuhnya.
