Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Telur untuk 1.080 Keluarga Berisiko Stunting

Ribuan Kepala Keluarga Diguyur Telur
gambar-user/tos8BSMzgVDyGkgSAXaK3yCEyDOV9SRwQVlB70iB.webp
Melida Rohlita - Selasa, 09 Jun 2026 - 19:09 WIB
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menyerahkan bantuan telur kepada keluarga berisiko stunting sebagai bagian dari program peningkatan gizi dan percepatan penurunan angka stunting.
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menyerahkan bantuan telur kepada keluarga berisiko stunting sebagai bagian dari program peningkatan gizi dan percepatan penurunan angka stunting. - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mulai menyalurkan bantuan telur gratis
kepada keluarga berisiko stunting sebagai upaya meningkatkan asupan gizi anak sekaligus mempercepat
penurunan angka stunting di daerah tersebut.

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan program tersebut merupakan salah satu langkah
konkret pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga yang memiliki balita dan
masuk kategori berisiko stunting.

“Ini merupakan salah satu upaya pencegahan dan penurunan stunting yang dilakukan melalui
pemenuhan gizi seimbang, khususnya bagi keluarga yang berisiko stunting,” kata Eva Dwiana di Aula
Semergou, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, telur dipilih sebagai bantuan karena merupakan sumber protein hewani yang mudah
diperoleh dan memiliki kandungan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan
anak.

Advertisements

“Telur merupakan sumber protein hewani yang sangat baik dan mudah didapatkan. Kandungan gizinya
lengkap, mulai dari asam amino, vitamin, hingga berbagai mineral penting lainnya,” ujarnya.

Dalam program tersebut, Pemkot Bandar Lampung menyalurkan bantuan sebanyak dua krat telur ayam
kepada 1.080 keluarga penerima manfaat yang tersebar di berbagai kecamatan.

Penerima bantuan merupakan keluarga yang memiliki balita dan masuk kategori keluarga berisiko
stunting berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi
Lampung yang disinkronkan dengan data keluarga desil 1 hingga 3 dari Dinas Sosial.

“Sasarannya adalah keluarga yang memiliki balita dan berasal dari keluarga berisiko stunting yang
diusulkan oleh kader Tim Pendamping Keluarga serta diketahui oleh lurah setempat,” jelas Eva.

Advertisements

Ia menuturkan, setiap keluarga penerima akan mendapatkan bantuan yang setara dengan konsumsi dua
butir telur per hari selama tiga bulan, mulai Juni hingga Agustus 2026.

Program tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan protein harian anak, sehingga
dapat mendukung tumbuh kembang yang optimal sekaligus mencegah stunting.

“Dengan tambahan pemenuhan gizi berupa konsumsi dua butir telur per hari, diharapkan kebutuhan gizi
anak pada keluarga berisiko stunting dapat terpenuhi dengan lebih baik,” ungkapnya.

Eva berharap program bantuan telur tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan
kualitas kesehatan anak serta mempercepat penurunan angka stunting di Kota Bandar Lampung.

Advertisements

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements