Prima Imansyah Permana - Sabtu, 25 Jul 2026 - 21:32 WIB
radar lampung
radar lampung - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

BANDARLAMPUNG – Tak perlu lagi menunggu obat selesai diracik di rumah sakit, pasien rawat jalan di RSUD dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung kini dapat memanfaatkan program Siger Puakhi.

Siger Puakhi merupakan layanan pengantaran obat langsung ke rumah, yang dihadirkan untuk memangkas waktu tunggu sekaligus meningkatkan kenyamanan pelayanan.

Program Siger Puakhi merupakan inovasi layanan kefarmasian yang diinisiasi Direktur RSUDAM dr. Imam Ghozali.

Melalui layanan ini, pasien tidak perlu menunggu obat selesai disiapkan di instalasi farmasi karena obat akan diantarkan langsung ke alamat tujuan pada hari yang sama.

Advertisements

Selama masa uji coba yang berlangsung pada 20–22 Juli 2026, sebanyak 28 pasien telah memanfaatkan layanan tersebut.

Rinciannya enam pasien pada Senin (20/7), sembilan pasien pada Selasa (21/7), dan meningkat menjadi 13 pasien pada Rabu (22/7). Tren tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap inovasi layanan yang mempermudah pasien rawat jalan.

Direktur RSUDAM dr. Imam Ghozali menjelaskan setiap pasien yang mengambil obat di instalasi farmasi rawat jalan diberikan dua pilihan, yakni menunggu obat selesai disiapkan atau menggunakan layanan pengantaran obat ke rumah.

"Apabila pasien memilih layanan antar, resep terlebih dahulu diregistrasi dan pasien memperoleh nomor resep sebelum diarahkan ke meja pendaftaran pengantaran obat atau meja kurir. Di meja tersebut petugas melakukan pendataan lengkap, meliputi nama pasien, alamat tujuan, nomor rekam medis, hingga nomor telepon yang dapat dihubungi," ujar Imam dalam keterangan tertulisnya.

Advertisements

Setelah proses pendataan selesai, pasien dapat langsung meninggalkan rumah sakit tanpa harus menunggu obat selesai disiapkan. Biaya layanan pengantaran sebesar Rp8.000 dibayarkan saat obat diterima di rumah oleh pasien ataupun keluarga.

Untuk memastikan obat diterima pada hari yang sama, RSUDAM membagi jadwal pengiriman menjadi dua sesi.

Resep yang masuk pada pagi hari dikirim mulai pukul 12.30 WIB, sedangkan resep yang diterima pada siang hari dikirim mulai pukul 15.30 WIB.

Imam mengatakan, layanan ini diharapkan mampu memangkas waktu tunggu pasien di instalasi farmasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUDAM.

Share:
Editor: Yuda Pranata
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements