BANDAR LAMPUNG — Adanya insiden di kolam renang Swiss-Belhotel yang sampai menelan korban jiwa membuat Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana geram.
Dia mengaku kecewa dengan manajemen Swiss-Belhotel yang kurang ketat dalam menjaga areanya hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Atas kejadian tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan memperketat pengawasan dan standar pengamanan kolam renang di hotel-hotel, menyusul insiden tenggelamnya seorang bocah perempuan asal Kotabumi, Lampung Utara.
“Saya sangat kecewa, seharusnya hotel itu memiliki sistem pengamanan yang memadai, terutama di area kolam renang. Biasanya kan kalau hotel-hotel besar itu ada pengamannya. Makanya ini Bunda kecewa,” ungkap Eva, Senin (4 /5).
Ia menegaskan, keberadaan petugas pengawas kolam renang atau lifeguard menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan demi keselamatan pengunjung.
Pemerintah Kota, lanjut Eva, akan segera menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung terhadap standar keselamatan di lokasi kejadian.
“Nanti akan ada tim yang datang ke sana untuk melihat langsung. Biasanya juga ada yang berjaga di sekitar kolam,” katanya.
Selain itu, Bunda Eva juga menyebut kemungkinan penutupan sementara fasilitas apabila ditemukan pelanggaran terhadap standar keamanan. “Kalau ada kejadian seperti itu, kemarin juga sempat kita tutup,” tegasnya.
Pemkot Bandar Lampung mengimbau seluruh pengelola hotel dan tempat wisata air untuk memastikan kelengkapan sistem pengamanan, termasuk ketersediaan lifeguard dan pengawasan maksimal, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Diberitakan sebelumnya, Aparat Polresta Bandar Lampung tengah menyelidiki kasus meninggalnya seorang bocah berusia 4 tahun yang diduga tenggelam di kolam renang Swiss-Belhotel Lampung.
Korban diketahui berinisial SP. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Jumat (1/5) sekitar pukul 07.00 WIB.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan.