JAKARTA - Dukungan terhadap DKI Jakarta sebagai lokasi Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) semakin menguat.
Sebanyak 32 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama atau PWNU se-Indonesia menyatakan dukungan agar forum permusyawaratan tertinggi NU itu digelar di Jakarta.
Ketua PWNU Sumatera Barat Prof Ganefri mengatakan, Jakarta menjadi pilihan paling rasional karena memiliki kesiapan infrastruktur, kemudahan akses, dan fasilitas yang memadai untuk menampung peserta muktamar dari seluruh Indonesia.
“Muktamar ini forum besar NU. Karena itu, tempatnya harus yang paling siap, paling mudah dijangkau, dan paling memungkinkan untuk mempercepat koordinasi. Dengan waktu persiapan yang semakin pendek, Jakarta adalah pilihan yang paling realistis,” kata Prof. Ganefri, Jumat, 3 Juni 2026.
Dukungan mayoritas PWNU tersebut disepakati dalam rapat koordinasi daring para Ketua PWNU pada Kamis malam, 2 Juli 2026.
Mereka mengusulkan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU agar salah satu pondok pesantren di wilayah DKI Jakarta ditetapkan sebagai lokasi Muktamar Ke-35 NU.