Ketua PWNU Lampung Hi. Puji Raharjo mengatakan dukungan kepada Jakarta bukan muncul tanpa alasan.
Menurut dia, Jakarta dinilai paling siap secara teknis, paling mudah diakses, dan paling memungkinkan untuk mempercepat koordinasi penyelenggaraan Muktamar.
Dukungan 32 PWNU ini menjadi sinyal kuat bahwa Jakarta dipandang sebagai pilihan paling rasional di tengah waktu persiapan muktamar yang semakin pendek. Apalagi hingga kini PBNU belum menetapkan secara resmi lokasi penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU.
Puji menjelaskan, ada sejumlah pertimbangan utama yang membuat Jakarta dinilai layak menjadi tuan rumah.
Pertama, Jakarta dianggap memenuhi kriteria penyelenggaraan muktamar sebagaimana dibahas dalam Munas dan Konbes NU 2026.
Kedua, waktu persiapan yang kurang dari 30 hari membutuhkan lokasi yang memiliki kesiapan infrastruktur, kemudahan koordinasi, dan dukungan fasilitas yang memadai.