BANDAR LAMPUNG – Komitmen PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung dalam memperluas akses dan kualitas pendidikan kembali mendapat pengakuan. Pemerintah Provinsi Lampung menganugerahkan penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada PLN UID Lampung atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai program sosial yang berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, pada 10 Februari 2026 sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif PLN dalam membantu pembangunan daerah, khususnya di sektor pendidikan.
Pengakuan ini menjadi bukti bahwa program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan kelistrikan, tetapi juga menyentuh aspek pengembangan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses pendidikan.

Menjangkau Pulau-Pulau Terluar
Salah satu fokus utama PLN UID Lampung adalah memperluas pemerataan pendidikan hingga wilayah kepulauan. Upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan fasilitas pendidikan berbasis teknologi di sejumlah daerah yang selama ini menghadapi keterbatasan sarana pembelajaran.
Pada 2023, PLN membangun laboratorium komputer di Pulau Sebesi, Kabupaten Lampung Selatan. Program tersebut tidak hanya menghadirkan fasilitas pendukung pembelajaran digital, tetapi juga dibarengi dengan peningkatan kapasitas tenaga pendidik agar mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dalam kegiatan belajar mengajar.
Setahun berikutnya, PLN melanjutkan program serupa di Pulau Legundi, Kabupaten Pesawaran. Selain menyediakan sarana komputer, perusahaan juga menggandeng perguruan tinggi untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi para guru dalam mengembangkan metode pembelajaran berbasis teknologi.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi kesenjangan akses pendidikan antara masyarakat di wilayah daratan dan kepulauan.
Perluas Program Pendidikan dan Pemberdayaan
Komitmen PLN di bidang pendidikan semakin diperkuat sepanjang 2025 melalui berbagai program TJSL yang lebih luas dan menyasar beragam kelompok masyarakat.
Beberapa program yang direalisasikan antara lain pembangunan asrama untuk Pondok Pesantren Nurul Muhajirin di Lampung Utara, bantuan perangkat komputer bagi sekolah menengah, hingga pelaksanaan program Inspiring Srikandi dan Srikandi Goes to School di SLBN Sukamaju, Lampung Utara.
Selain itu, PLN juga mengembangkan pelatihan keterampilan berbasis teknologi melalui program konversi motor listrik. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi generasi muda, tetapi juga memperkenalkan ekosistem energi ramah lingkungan sebagai bagian dari transformasi energi nasional.
Seluruh kegiatan tersebut dirancang sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat tentang pendidikan berkualitas yang menekankan pentingnya akses pendidikan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.
Pendidikan Jadi Investasi Jangka Panjang
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi PLN untuk terus memperluas dampak positif program sosial perusahaan.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat pelaksanaan program TJSL, khususnya di bidang pendidikan. Kami meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada kualitas manusia melalui pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Rizky menambahkan, seluruh program sosial yang dijalankan PLN dirancang untuk mendukung peningkatan akses pendidikan, penguatan literasi digital, serta pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, institusi pendidikan, perguruan tinggi, dan masyarakat, PLN berharap dapat terus menghadirkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya dalam menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga dalam mendorong kemajuan pendidikan dan pembangunan sosial di Provinsi Lampung.
Penghargaan yang diterima PLN UID Lampung diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya generasi Lampung yang lebih unggul dan berdaya saing di masa depan. (*)