LAMTENG - Setelah sukses menyandang predikat Sekolah Adiwiyata Provinsi Lampung, SMAN 1 Kotagajah, Lampung Tengah, terus melakukan persiapan secara matang untuk melaju menjadi Sekolah Adiwiyata Nasional.
Komitmen ini diwujudkan sebagai bentuk peduli lingkungan sekolah yang direalisasikan dengan memberikan bantuan 1.000 bibit pohon buah-buahan kakao, kelengkeng, dan alpukat, baik di fasilitas umum maupun warga sekitar. Hal ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan siswa-siswi dan masyarakat pada Rabu (17/6/2026).
Kepala SMAN 1 Kotagajah R.Surya Damayanti, M.Pd. menyampaikan penanaman bibit pohon diberikan seperti untuk Masjid Al Muslimin di RT 24/RW 06 Kotagajah Timur I, Gereja GKSBS Maranatha, rumah warga sekitar, SDN 2 Kotagajah, dan seputar jalan trotoar dalam upaya penghijauan.
"Penanaman ini selain dilakukan oleh warga sekolah yang diikuti oleh warga secara bersama-sama. Ini dapat menciptakan lingkungan yang hijau dan asri,'' kata Surya.
Dalam program Sekolah Adiwiyata ini, kata Surya, sebenarnya lebih pada pembentukan karakter siswa secara bertanggung jawab dan disiplin. ''Ini dimulai dari pembiasaan baik yang dilakukan siswa dan warga sekolah," ujarnya.
Pelaksanaannya, kata Surya, mulai dari membuang sampah di tempatnya serta melakukan pola hidup hemat dari menggunakan listrik dengan mematikan lampu, kipas angin, dan berbagai perlengkapan listrik jika sudah tidak terpakai atau setelah pulang sekolah. "Kemudian jika sudah selesai menggunakan air, bisa segera dimatikan hingga penataan serapan air dari drainase sekolah," ungkapnya.
Selain itu, lanjut Surya, untuk menu makanan sehat di kantin sekolah sudah harus bersih tanpa ada bahan pengawet dan zat pewarna yang secara berkala selalu dipantau Puskesmas Kotagajah. "Semua pembiasaan tersebut sudah dijalankan di SMAN 1 Kotagajah serta juga akan diterapkan di lingkungan rumah dan masyarakat oleh siswa," urainya.
Targetnya, kata Surya, SMAN 1 Kotagajah dapat meraih program Adiwiyata Nasional. ''Program ini diharapkan mampu menciptakan karakter siswa yang lebih baik," harapnya.
Pendeta Riadi Basuki dari GKSBS Maranata mengutarakan rasa syukurnya karena perhatian sekolah dengan pemberian bantuan bibit pohon buah-buahan.
"Kami mengucapkan
terima kasih kepada SMAN 1 Kotagajah. Di gereja sejauh ini berusaha mewujudkan lingkungan hijau. Ditambah dengan bantuan bibit, tentu akan lebih memberi manfaat untuk jemaat. Nanti dapat menikmati buah-buahan segar yang dihasilkan dari pohon ini," ungkap Riadi.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Thomas Amirico memberikan dukungan serta motivasi kepada SMAN 1 Kotagajah menjadi sekolah hijau dan ramah lingkungan. ''Dengan Sekolah Adiwiyata ini supaya ekosistem di sekolah menjadi nyaman dengan lingkungan yang bersih, rapi, dan sejuk," ujarnya. (rnn)