Mirza: Potensi Wisata Pesawaran Harus Jadi Mesin Ekonomi

Prima Imansyah Permana - Sabtu, 18 Jul 2026 - 20:52 WIB
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. - Foto Pemprov Lampung.

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

PESAWARAN – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan Kabupaten Pesawaran memiliki peluang besar menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Lampung melalui sektor pariwisata.

Namun, kekayaan alam yang dimiliki daerah tersebut dinilai belum cukup apabila tidak dibarengi pengelolaan yang terintegrasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), kemudahan investasi, dan konektivitas yang memadai.
Pesan itu disampaikan Mirza saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Pesawaran dalam rangka Hari Jadi ke-19 Kabupaten Pesawaran di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Jumat (17/7).

Menurut Mirza, Pesawaran merupakan salah satu daerah yang memiliki modal besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata unggulan.
Gugusan pulau, pantai, teluk, hingga bentang alam yang dimiliki menjadi aset strategis yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Namun, ia mengingatkan potensi tersebut tidak akan otomatis mem­­berikan kesejahteraan apabila pengem­bangannya masih berjalan sendiri-sendiri tanpa kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, dan dunia pendidikan.

“Pesawaran memiliki potensi besar di sektor pa­riwisata, pertanian, perikanan, dan perkebunan. Potensi ini harus terus dikembangkan agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Mirza.

Advertisements

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen mem­perkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk mengoptimalkan potensi tersebut. 
Fokus pembangunan tidak hanya pada pengembangan destinasi wisata, tetapi juga menciptakan ekosistem pariwisata yang mampu menarik investasi dan memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

Menurut Mirza, keberhasilan sektor pariwisata tidak lagi hanya ditentukan oleh keindahan alam. Daya saing sebuah destinasi kini sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya, mulai dari kemampuan memberikan pelayanan, menciptakan inovasi, hingga mem­bangun produk wisata yang memiliki nilai jual tinggi.
Karena itu, peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas yang tidak bisa dipisahkan dari pembangunan sektor pariwisata.
Mirza menilai, capaian pembangunan manusia di Kabupaten Pesawaran menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data pemerintah, Indeks Pem­bangunan Manusia (IPM) Pesawaran pada 2025 mencapai 70,90, meningkat 0,66 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 70,24.
Meski demikian, ia menilai peningkatan tersebut harus terus dipercepat agar masyarakat lokal benar-benar mampu menjadi pelaku utama, bukan sekadar penonton, dalam perkembangan sektor pariwisata.
“Pembangunan sejatinya bukan hanya menghadirkan program, tetapi menghadirkan harapan bagi masyarakat. Masyarakat yang cerdas, kreatif, dan produktif akan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.
Selain sektor pariwisata, Mirza juga menekankan pentingnya pembangunan manusia sebagai fondasi utama kemajuan daerah.
Menurutnya, sistem pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang berpikir kritis, adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kemampuan berkolaborasi, dan siap menjadi motor inovasi di berbagai sektor.
Ia berharap momentum Hari Jadi ke-19 Kabupaten Pesawaran menjadi titik awal untuk memperkuat kerja sama seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pembangunan daerah.
Menurut Mirza, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci agar potensi besar yang dimiliki Pesawaran benar-benar mampu diubah menjadi kekuatan ekonomi yang berdaya saing.
Di sisi lain, Bupati Pesawaran Nanda Indira menyampaikan peringatan hari jadi bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang evaluasi terhadap perjalanan pembangunan yang telah dilalui selama 19 tahun terakhir. 

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan semangat kebersamaan sebagai modal utama untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan.
Dengan kekayaan wisata bahari yang selama ini menjadi salah satu ikon Lampung, Pesawaran dinilai memiliki peluang besar menjadi destinasi unggulan di tingkat nasional.
Namun, peluang tersebut hanya akan menjadi potensi di atas kertas apabila tidak diikuti penguatan kualitas SDM, percepatan investasi, pembangunan infrastruktur pendukung, serta kolaborasi yang konsisten antara seluruh pemangku kepentingan.
Pemerintah Provinsi Lampung pun berharap sinergi tersebut mampu menjadikan Pesawaran sebagai salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi baru menuju Indonesia Emas 2045. (pip/yud)

Advertisements

Share:
Editor: Yuda Pranata
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements