LAMPUNG TIMUR – Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Assahil resmi membuka rangkaian Assahil Cup yang diikuti seluruh santri dan dewan guru di Lapangan Abdul Qoyyum. Pembukaan dilakukan langsung oleh Pimpinan PPTQ Assahil, Muhammad Latif Mukti, Lc., M.A., sebagai bagian dari upaya membangun karakter santri melalui kegiatan olahraga yang sarat nilai pendidikan.
Dalam sambutannya, Muhammad Latif menegaskan bahwa seluruh aktivitas di lingkungan pesantren merupakan bagian dari proses pendidikan yang utuh atau kaffah, sehingga setiap kegiatan memiliki nilai pembelajaran, pembinaan karakter, dan penguatan akhlak.
Menurutnya, pendidikan di pesantren tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga hadir dalam berbagai aktivitas seperti ibadah, olahraga, pengabdian, hingga kegiatan organisasi yang semuanya menjadi sarana membentuk pribadi santri yang berilmu dan berakhlak.
"Mondok harus dijalani secara kaffah. Jangan pernah menganggap bahwa belajar hanya terjadi di dalam kelas. Di pesantren, setiap langkah adalah pembelajaran, setiap amanah adalah pendidikan, dan setiap aktivitas adalah ladang ilmu, pengalaman, sekaligus pahala. Karena itu, ikutilah setiap kegiatan dengan penuh kesungguhan. Jadikan setiap momentum sebagai kesempatan untuk belajar dan mengambil pelajaran," ujar Gus Latif sapaan akrab Muhammad Latif.
Ia juga mengajak seluruh santri untuk membangun lingkungan pergaulan yang positif dengan memilih teman-teman yang memiliki semangat belajar, cita-cita besar, dan cara berpikir yang luas.
"Bergaullah dengan orang-orang yang memiliki cita-cita besar dan cara berpikir yang luas. Pikiran yang besar akan melahirkan tindakan yang besar, dan tindakan yang besar akan mengantarkan seseorang menuju masa depan yang besar. Jadilah pribadi yang saling menguatkan dalam ilmu, adab, prestasi, dan kebaikan," pesannya.
Lebih lanjut, Muhammad Latif menegaskan bahwa Assahil Cup bukan sekadar ajang mencari kemenangan. Kompetisi tersebut dirancang sebagai media pembelajaran untuk menanamkan nilai sportivitas, kerja sama, disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, serta mental tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan.
Ia berharap seluruh peserta mengikuti setiap pertandingan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan fair play sehingga kompetisi mampu menjadi wahana pembentukan karakter yang positif.
Melalui penyelenggaraan Assahil Cup, PPTQ Assahil berkomitmen menghadirkan pendidikan yang menyeluruh dengan memadukan pembinaan akademik, spiritual, dan pengembangan potensi santri. Diharapkan kegiatan ini mampu melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi, kokoh dalam akhlak, serta siap memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat. (*)
