“Bapak dan Ibu guru adalah pilar utama dalam menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing. Guru memiliki peran sentral dalam membentuk karakter Islami siswa. Di tangan Bapak dan Ibu, kita harapkan tercipta generasi yang berdaya saing tinggi dan berakhlakul karimah,” tegasnya.
Menutup arahannya, Wagiso menekankan pentingnya meningkatkan kualitas pendidikan Al Kautsar. Ia mengingatkan kesuksesan siswa tidak hanya ditentukan oleh penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga oleh karakter yang kuat.
“Kita wajib menanamkan karakter moral yang meliputi keimanan, ketakwaan, kejujuran, integritas, keadilan, empati, dan sopan santun. Selain itu, harus diimbangi dengan karakter kinerja seperti disiplin, kerja keras, ulet, tangguh, gigih, serta kemampuan beradaptasi dan kepemimpinan. Keseimbangan kedua karakter ini akan menjadi modal utama siswa dalam menggapai cita-cita, yakni sukses di dunia dan sukses di akhirat,” pungkasnya.(rls/nca)
