BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung kembali melakukan penyegaran birokrasi
dengan merotasi dua pejabat pimpinan tinggi pratama. Pelantikan dipimpin Sekretaris Provinsi (Sekprov)
Lampung Marindo Kurniawan mewakili Gubernur Rahmat Mirzani Djausal di ruang rapat utama kantor
Gubernur Lampung, Senin (20/7).
Dalam pelantikan tersebut, Hery Sadli yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Organisasi Setprov
Lampung dilantik sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM).
Sementara dr. Marzuqi Sayuti yang sebelumnya menjabat Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUDAM
dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Biro Organisasi Setprov Lampung.
Selain itu, Marindo juga melantik dr. Putu Junita Palupi sebagai dokter ahli utama Pemerintah Provinsi
Lampung.
Pelantikan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/M Tahun
2026 tentang Pengangkatan dalam dan Pemberhentian dari Jabatan Fungsional Ahli Utama serta Surat
Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/2430/VI.04/2026 tentang Pengangkatan, Pemindahan,
dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Dalam dan Dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan
Pemerintah Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya, Marindo menegaskan jabatan pimpinan tinggi pratama bukan sekadar posisi
struktural, tetapi amanah yang menuntut kemampuan memimpin organisasi, mengelola sumber daya
manusia dan anggaran secara efektif, serta mengambil keputusan strategis.
"Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama merupakan jabatan manajerial yang menuntut kemampuan
memimpin organisasi, mengelola sumber daya manusia dan anggaran secara efektif, serta mengambil
keputusan strategis di tengah dinamika pemerintahan," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan pejabat dalam memimpin transformasi digital di unit kerja
masing-masing serta mengimplementasikan nilai dasar ASN BerAKHLAK.
"Kemampuan manajerial bukan hanya menjadi bentuk kepercayaan, tetapi juga pembuktian kapasitas
dalam menghadirkan inovasi dan perubahan nyata," katanya.
Kepada dr. Marzuqi Sayuti yang kini memimpin Biro Organisasi, Marindo meminta agar terus
memperkuat reformasi birokrasi melalui penyederhanaan regulasi dan alur kerja, sekaligus membangun
budaya kerja ASN yang cepat, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Sementara kepada Hery Sadli yang menjabat Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUDAM, Marindo
berpesan agar mampu memperkuat tata kelola administrasi dan keuangan rumah sakit guna
mendukung pelayanan kesehatan yang optimal.
