Advertisements
Ia menilai Program Siger Puakhi memiliki potensi menjadi tren baru dalam pelayanan kesehatan apabila dikelola secara konsisten.
Namun, rumah sakit juga diminta rutin melakukan analisis kapasitas institusional untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan layanan.
Menurutnya, lonjakan permintaan tidak boleh mengorbankan kualitas pelayanan maupun ketepatan waktu pengiriman obat.
"Jangan sampai ketika permintaan pengantaran obat sedang tinggi, hal itu justru menyebabkan keterlambatan pengiriman atau memberikan beban kerja yang berlebihan bagi tenaga pengirim. Jika masalah itu terjadi, maka program ini justru akan melenceng dan menjauh dari tujuan awal mengapa pelayanan ini dihadirkan," pungkasnya. (pip/c1/yud)
Advertisements
