Merseyside – Nama Xabi Alonso kembali mencuat sebagai kandidat kuat pelatih Liverpool di tengah tekanan yang tengah dihadapi Arne Slot.
Sorotan terhadap Slot semakin tajam setelah hasil negatif yang dialami tim, termasuk kekalahan dari Paris Saint-Germain. Rentetan empat kekalahan dari lima pertandingan membuat manajemen klub mulai memberi perhatian serius terhadap performa tim.
Di kalangan suporter, Alonso dinilai sebagai sosok yang tepat untuk membawa perubahan. Pengalamannya bersama Bayer Leverkusen dan Real Madrid menjadi nilai tambah yang memperkuat dukungan tersebut.
Meski demikian, Slot masih memegang kendali sebagai pelatih. Namun, laga derby kontra Everton di Anfield diprediksi menjadi momen krusial yang bisa memengaruhi kelanjutan kariernya bersama The Reds.
Sejak Desember lalu, performa Liverpool memang sempat memicu reaksi keras dari pendukung. Situasi tersebut bahkan dikaitkan dengan kepergian Mohamed Salah pada bursa transfer musim panas. Hasil yang belum konsisten membuat tekanan terhadap Slot terus meningkat.
Walau demikian, Liverpool masih berada di papan atas klasemen, tepatnya di posisi kelima, sehingga peluang untuk bangkit tetap terbuka.
Sebelumnya, Alonso pernah mengungkapkan minatnya untuk melatih Liverpool saat Jürgen Klopp memutuskan mundur pada 2024. Kala itu, ia baru saja menorehkan prestasi gemilang bersama Leverkusen dengan meraih gelar Bundesliga tanpa kekalahan.
Namun, Alonso memilih bertahan satu musim lagi sebelum akhirnya melanjutkan karier ke Real Madrid. Dalam sebuah wawancara, Alonso mengakui memiliki kedekatan emosional dengan Liverpool. Ia menyebut klub tersebut sebagai salah satu tempat yang terasa seperti rumah baginya.
Meski kini masih fokus dengan pekerjaannya, Alonso tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke masa depan. Ia menyiratkan bahwa peluang tersebut tetap terbuka, tergantung situasi yang akan datang.(nca)
