PJS Way Kanan juga menyoroti perlunya pengawasan lebih ketat terhadap distribusi BBM. Mereka
meminta pemerintah, Pertamina, dan instansi terkait memastikan penyaluran Pertalite berjalan sesuai
peruntukannya.
Selain itu, PJS mendesak adanya transparansi terkait kuota dan distribusi Pertalite di wilayah Way
Kanan, khususnya di kecamatan-kecamatan yang jauh dari SPBU seperti Rebang Tangkas, Kasui, Pakuan
Ratu, Negeri Besar, Negara Batin, Bahuga, dan wilayah pedalaman lainnya.
"Perlu ada transparansi mengenai kuota dan distribusi Pertalite agar masyarakat mengetahui apakah
kelangkaan ini disebabkan keterbatasan kuota atau adanya persoalan dalam distribusi. Satgas Migas dan
aparat kepolisian juga perlu melakukan pengawasan secara berkala," tegasnya. (disway/net/c1/abd)