Harga Minyak Dunia Turun, Pertamax Berpeluang Turun Harga, Antrean Pertalite di Lampung Masih Mengular

Harga Minyak Dunia Turun, Bagaimana Nasib Pertamax Cs?
Prima Imansyah Permana - Rabu, 17 Jun 2026 - 20:38 WIB
Antrean kendaraan mengisi Pertalite di salah satu SPBU di Bandarlampung. Kenaikan harga Pertamax mendorong sebagian masyarakat beralih ke BBM bersubsidi, sementara Kementerian ESDM menyebut harga BBM nonsubsidi berpotensi turu
Antrean kendaraan mengisi Pertalite di salah satu SPBU di Bandarlampung. Kenaikan harga Pertamax mendorong sebagian masyarakat beralih ke BBM bersubsidi, sementara Kementerian ESDM menyebut harga BBM nonsubsidi berpotensi turu - FOTO DOK. RADAR LAMPUNG

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Di sejumlah lokasi tersebut, antrean kendaraan roda dua pengisi Pertalite bercampur dengan antrean
kendaraan besar yang mengisi Biosolar. Sementara antrean Biosolar juga masih menjadi pemandangan
rutin di SPBU Bypass Rajabasa dan Soekarno-Hatta.

Kondisi ini tidak lepas dari kenaikan harga Pertamax di Lampung dari Rp12.600 per liter menjadi
Rp16.650 per liter atau naik Rp4.050 per liter. Selisih harga yang cukup besar mendorong sebagian
pengguna Pertamax beralih ke Pertalite untuk menghemat pengeluaran.

Riana, warga Pasir Putih yang bekerja di Telukbetung, mengaku kini lebih sering menggunakan Pertalite
dibandingkan Pertamax.

"Sekarang saya lebih memilih Pertalite walaupun harus mengantre. Selisih harga sekitar Rp4.000 per
liter cukup terasa untuk pengeluaran harian," ujarnya.

Advertisements

Menurut Riana, antrean Pertalite memang semakin panjang sejak harga Pertamax naik. Namun hingga
kini ia masih mudah mendapatkan Pertalite karena stok di SPBU relatif tersedia.

Hal senada disampaikan Amri, warga Gedongtataan yang bekerja sebagai tenaga penjualan. Ia mengaku
terkadang tetap membeli Pertamax saat antrean Pertalite terlalu panjang agar tidak mengganggu
pekerjaannya.

"Kalau antreannya terlalu lama, saya terpaksa isi Pertamax supaya tidak terlambat. Tetapi kalau masih
memungkinkan, saya tetap memilih Pertalite," katanya.

Fenomena tersebut menunjukkan kenaikan harga Pertamax telah memengaruhi perilaku konsumen
BBM di Lampung. Namun, apabila tren penurunan harga minyak dunia berlanjut dan diikuti penyesuaian
harga Pertamax, peralihan konsumsi ke Pertalite berpotensi berkurang sehingga kepadatan antrean di
sejumlah SPBU dapat mereda. (dtc/pip/c1/abd)

Advertisements

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements