BANDAR LAMPUNG – UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Bandar Lampung di bawah Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung resmi membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Tahun 2026, Senin (22/6/2026).
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan siap bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha.
Kegiatan pembukaan dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Agus Nompitu, didampingi Kepala UPTD BLK Bandar Lampung Noviria Indah Sari serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Lampung.
Pelatihan tersebut diselenggarakan melalui kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui platform SIAPKerja dan diikuti peserta dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Program pelatihan diberikan secara gratis, dilengkapi sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), serta dirancang untuk mempersiapkan peserta agar lebih siap memasuki pasar kerja.
Dalam sambutannya, Agus Nompitu menegaskan bahwa tenaga kerja yang kompeten harus memiliki tiga unsur utama, yakni pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude).
Menurutnya, aspek sikap menjadi fondasi terpenting karena akan melahirkan karakter yang jujur, disiplin, dan memiliki tata krama yang baik.
“Dari ketiga unsur tersebut, yang paling utama adalah attitude. Dari sikap yang baik akan tumbuh kejujuran, kedisiplinan, dan etika yang menjadi modal penting dalam dunia kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPTD BLK Bandar Lampung Noviria Indah Sari menyampaikan bahwa perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang terus berubah menuntut tenaga kerja memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Karena itu, pelatihan vokasi menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan daya saing angkatan kerja sekaligus memperluas kesempatan memperoleh pekerjaan.
“Pelatihan vokasi merupakan sarana untuk membekali masyarakat dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu meningkatkan kompetensi, memperluas peluang kerja, bahkan menciptakan lapangan kerja secara mandiri,” katanya.
Berbagai program pelatihan yang diselenggarakan mencakup bidang keterampilan dengan prospek kerja tinggi dan dibutuhkan dunia usaha maupun dunia industri.