BANDARLAMPUNG – Sebanyak 903 lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode II Tahun 2026 yang berlangsung di GSG KH Ahmad Hanafiah, Kamis (2/7).
Pada kesempatan itu, Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D. mengingatkan para wisudawan agar terus belajar sepanjang hayat karena hanya mereka yang terus belajar yang akan menjadi pemilik masa depan.
Prosesi wisuda berlangsung dalam dua sesi, yakni 500 wisudawan pada sesi pagi dan sisanya pada sesi siang. Sidang senat dibuka oleh Ketua Senat Prof. Dr. Idham Kholid, M.A.
Dalam sambutannya, Rektor mengatakan gelar akademik yang diraih hari ini bukanlah jaminan mutlak keberhasilan, melainkan kunci pembuka berbagai peluang yang harus dibuktikan melalui kapasitas, keberanian, dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Menurutnya, tantangan yang akan dihadapi para lulusan tidak lagi sesederhana persoalan di ruang kuliah.
Dunia kerja dan kehidupan sosial menghadirkan persoalan yang kompleks sehingga membutuhkan kemampuan berpikir kritis, beradaptasi, dan terus mengembangkan diri.
"Oleh karena itu, jangan pernah berhenti belajar. Sekali lagi jangan pernah berhenti belajar. Kelulusan hari ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari sekolah kehidupan yang sesungguhnya. Jadilah pembelajar sepanjang hayat (lifelong learner), sebab di era yang berubah secepat ini, mereka yang berhenti belajar akan langsung menjadi pemilik masa lalu, sedangkan mereka yang terus belajar akan menjadi pemilik masa depan," ujar Rektor.
Selain menekankan pentingnya belajar sepanjang hayat, Rektor juga mengingatkan para lulusan agar menjaga nama baik almamater dengan menjunjung tinggi kejujuran, integritas, dan akhlakul karimah.
"Kepintaran tanpa akhlak adalah bahaya, kecerdasan tanpa moralitas adalah bencana. Di mana pun saudara berada, kibarkan panji-panji UIN Raden Intan Lampung dengan kejujuran, integritas, dan keluhuran budi pekerti," pesannya.
Rektor juga mengajak para wisudawan mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan global, termasuk menjaga kelestarian lingkungan.
Menurutnya, komitmen Green Campus yang terus dikembangkan UIN Raden Intan Lampung merupakan implementasi nilai ekoteologi yang menempatkan manusia sebagai khalifatullah fil ardh untuk menjaga dan memakmurkan bumi.
UIN RIL saat ini tercatat sebagai salah satu kampus hijau terbaik di Indonesia dan menempati peringkat 59 dunia versi UI GreenMetric.