"Jika negara-negara kecil tidak diberi kesempatan untuk bermain di Piala Dunia, mereka akan kehilangan motivasi untuk terus berkembang,” lanjut Infantino.
Pria berdarah Italia itu menyebut hampir seluruh peserta tampil kompetitif dan banyak negara yang sebelumnya jarang diperhitungkan mampu meraih poin, mencetak gol, bahkan melaju ke babak gugur.
Sebut saja Cape Verde yang melaju hingga 32 besar. Juga Curacao yang menahan imbang salah satu kekuatan Amerika Latin, Ekuador. Baginya, hal itu menjadi bukti bahwa membuka kesempatan lebih luas bukan berarti menurunkan kualitas turnamen.
Meski demikian, rencana memperluas Piala Dunia menjadi 64 tim mendapat penolakan dari sejumlah tokoh sepak bola.
Presiden UEFA Aleksander Ceferin menyebut ide tersebut sebagai "gagasan yang buruk" karena dikhawatirkan mengurangi prestise dan kualitas kompetisi.
Mantan pelatih timnas Portugal Carlos Queiroz juga mengkritik rencana ekspansi turnamen. Ia menilai Piala Dunia berisiko menjadi terlalu biasa jika jumlah peserta terus bertambah.
