FIFA menegaskan investor yang masuk ke FFE hanya akan memiliki kepemilikan minoritas. Mereka tidak akan mendapatkan hak mengendalikan perusahaan maupun menentukan arah kebijakan olahraga.
Organisasi tersebut memastikan seluruh keputusan mengenai regulasi, kalender internasional, hingga format kompetisi tetap berada di bawah kewenangan FIFA.
Meski begitu, berbagai pihak menilai keberadaan investor tetap berpotensi memengaruhi pengambilan keputusan. Pasalnya, setiap perubahan terhadap format turnamen atau lokasi turnamen akan berdampak langsung terhadap nilai komersial perusahaan.
Kekhawatiran pun muncul bahwa investor nantinya dapat memberikan tekanan agar Piala Dunia digelar lebih sering atau lebih banyak berlangsung di negara-negara dengan potensi pendapatan terbesar, seperti Amerika Serikat.
Dalam proyek itu, FIFA menggandeng bank investasi JP Morgan sebagai mitra keuangan, sementara perusahaan investasi Thrive Eternal yang didirikan Joshua Kushner disebut memimpin proses pencarian calon investor.
Di tengah kontroversi tersebut, Infantino diperkirakan tetap akan maju tanpa penantang pada pemilihan Presiden FIFA tahun depan. Jika kembali terpilih, ia akan menjabat hingga 2031 sesuai batas masa jabatan yang berlaku.
