JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan sistem pemantauan digital untuk mengawasi seluruh aktivitas di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Melalui sistem tersebut, setiap tahapan operasional akan dipantau secara menyeluruh, mulai pengolahan bahan makanan, proses memasak, distribusi, hingga pencucian ompreng. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan kualitas makanan terjaga.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan pengawasan tidak cukup hanya mengandalkan kepercayaan, tetapi harus didukung sistem yang mampu memonitor seluruh aktivitas di dapur secara terintegrasi.
"Trust is good, control is better. Jadi kita tidak bisa hanya percaya, tapi bagaimana memonitor semua kegiatan di dapur itu by system," ujar Sudaryono dalam rapat koordinasi program Makan Bergizi Gratis di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Rabu (29/7).
Mantan Wakil Menteri Pertanian itu menjelaskan, sistem tersebut akan mencatat seluruh proses operasional secara rinci. Mulai dari pengolahan bahan baku, lama dan suhu memasak, proses pendinginan, pengemasan, distribusi, waktu makanan diterima hingga dikonsumsi, sampai pengembalian dan pencucian ompreng.
Selain itu, sistem juga akan memantau proses pembelian bahan baku sehingga seluruh aktivitas dapat dipastikan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan.
