BANDARLAMPUNG – Proses pengisian 116 jabatan kepala sekolah (kepsek) definitif di SMA, SMK, dan SLB negeri di Provinsi Lampung memasuki tahap akhir.
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung memastikan seluruh tahapan seleksi telah selesai dan kini tinggal menunggu koordinasi sebelum penetapan serta pelantikan.
Kepala BKD Lampung Rendi Reswandi mengatakan, saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung untuk menyelesaikan proses akhir pengisian jabatan tersebut.
"Kami masih berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan," kata Rendi, Kamis 30 Juli 2026.
Menurutnya, seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku. Mulai dari seleksi administrasi, wawancara, hingga penilaian oleh Tim Penilai Kinerja (TPK).
"Kan ada tahapan-tahapannya, terkait seleksi administrasi, wawancara, terakhir Tim Penilai Kinerja. Itu sudah dilakukan semua. Sekarang tinggal tahap koordinasi," ujarnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pelantikan kepala sekolah definitif pada Agustus mendatang, Rendi belum dapat memastikan jadwalnya. Namun ia menegaskan proses pengisian jabatan sudah hampir selesai.
"Yang jelas proses sudah hampir selesai. Tinggal waktunya nanti kita lihat," katanya.
Sebelumnya, Kepala Disdikbud Lampung Thomas Amirico mengungkapkan sebanyak 116 SMA, SMK, dan SLB negeri di Lampung hingga kini masih dipimpin pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah.
Menurut Thomas, seluruh tahapan seleksi di tingkat Disdikbud telah rampung dan kini hanya menunggu proses verifikasi serta finalisasi di tingkat Pemerintah Provinsi Lampung sebelum penetapan kepala sekolah definitif.
"Ada 116 sekolah yang saat ini dijabat Plt, terdiri dari SMA, SMK, dan SLB. Prosesnya sekarang sedang tahap finalisasi. Ada tim yang sedang memverifikasi data. Insyaallah dalam waktu dekat akan segera didefinitifkan," ujarnya.
Thomas menjelaskan pengisian jabatan kepala sekolah dilakukan melalui mekanisme Seleksi Terbuka (Selter). Seluruh peserta harus mengikuti uji kompetensi, wawancara, hingga pembahasan bersama panitia seleksi sebelum masuk tahap finalisasi.
