PT Tanjungkarang Perberat Hukuman Mantan Komisaris dan Direksi PT LEB

Pengadilan Perberat Hukuman Eks Petinggi LEB
Rizky Panchanov - Kamis, 30 Jul 2026 - 20:48 WIB
Persidangan kasus dugaan korupsi participating interest 10 persen PT Lampung Energi Berjaya beberapa waktu lalu. Diketahui, Pengadilan Tinggi Tanjungkarang  di tingkat banding memperberat hukuman tiga terdakwa dalam kasus ter
Persidangan kasus dugaan korupsi participating interest 10 persen PT Lampung Energi Berjaya beberapa waktu lalu. Diketahui, Pengadilan Tinggi Tanjungkarang  di tingkat banding memperberat hukuman tiga terdakwa dalam kasus ter - FOTO DOK. RADAR LAMPUNG

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

BANDARLAMPUNG – Pengadilan Tinggi Tanjungkarang memperberat hukuman terhadap mantan Komisaris PT Lampung Energi Berjaya (LEB) Heri Wardoyo dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan dana participating interest (PI) 10 persen.

 

Pada putusan tingkat banding, hukuman Heri Wardoyo yang sebelumnya tiga tahun dinaikkan menjadi enam tahun penjara.

 

Advertisements

Selain Heri, dua terdakwa lainnya juga menerima hukuman lebih berat. Direktur Utama PT LEB Hermawan Eriadi yang sebelumnya divonis tujuh tahun penjara kini dihukum 10 tahun penjara.

Sementara Direktur Operasional PT LEB Budi Kurniawan yang sebelumnya dijatuhi hukuman delapan tahun diperberat menjadi 12 tahun penjara.

 

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Lampung Ricky Ramadhan membenarkan putusan banding tersebut telah terbit. "Ya benar," katanya, Kamis (30/7).

Advertisements

 

Menurut Ricky, jaksa penuntut umum Kejati Lampung masih mempelajari putusan tersebut untuk menentukan langkah hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

 

Sementara itu, kuasa hukum Heri Wardoyo, Jepri Manalu, mengatakan putusan banding dibacakan secara daring oleh majelis hakim Pengadilan Tinggi Tanjungkarang pada Selasa (28/7).

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements