Advertisements
“Koordinasi yang kuat antara pusat dan daerah menjadi kunci dalam memperbaiki tata niaga komoditas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” katanya.
Upaya pembenahan ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Lampung sebagai sentra produksi ubi kayu nasional, tetapi juga memastikan nilai ekonomi komoditas tersebut dapat dirasakan secara lebih adil oleh seluruh pelaku, terutama petani di tingkat hulu. (pip/rls/c1/abd)
