Kemendag Catat Transaksi Ekspor UMKM Tembus Rp 2,4 Triliun

Rizky Panchanov - Senin, 06 Jul 2026 - 20:20 WIB
NAIK: Kemendag mencatat realisasi ekspor sepanjang 2025 mencapai hampir US$135 juta atau sekitar Rp2,4 triliun.
NAIK: Kemendag mencatat realisasi ekspor sepanjang 2025 mencapai hampir US$135 juta atau sekitar Rp2,4 triliun. - FOTO ILUSTRASI

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mengoptimalkan pemanfaatan platform digital untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menembus pasar internasional. Melalui program pitching dan business matching secara daring, potensi transaksi sekaligus realisasi ekspor sepanjang 2025 mencapai hampir US$135 juta atau sekitar Rp2,4 triliun.

Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag, Ari Satria, mengatakan strategi promosi berbasis digital menjadi salah satu cara efektif untuk memperluas akses pasar bagi produk-produk UMKM Indonesia.

Menurut Ari, dalam setiap kegiatan daring tersebut, pelaku UMKM diberi kesempatan mempresentasikan produknya kepada perwakilan perdagangan Indonesia di berbagai negara. Selanjutnya, produk akan dievaluasi untuk memastikan telah memenuhi persyaratan yang berlaku di negara tujuan ekspor.

Kemendag saat ini memiliki 46 perwakilan perdagangan yang tersebar di 33 negara. Selain memberikan masukan terkait kesiapan produk, perwakilan tersebut juga berperan menghubungkan pelaku usaha dengan calon pembeli potensial melalui program business matching.

Advertisements

Apabila masih terdapat persyaratan yang belum dipenuhi, seperti kebutuhan sertifikasi tertentu, pelaku usaha akan didampingi hingga seluruh ketentuan terpenuhi sebelum dipertemukan dengan calon importir.

Sepanjang 2025, Kemendag telah menggelar sebanyak 662 kegiatan pitching dan business matching secara virtual. Dari kegiatan tersebut, potensi transaksi dan realisasi ekspor tercatat hampir mencapai US$135 juta atau sekitar Rp2,4 triliun.

Sementara itu, pada periode Januari hingga April 2026, nilai transaksi yang berhasil dibukukan telah mencapai sekitar US$107,34 juta atau setara Rp1,9 triliun.

Ari menilai capaian tersebut membuktikan bahwa promosi digital mampu menjadi solusi efektif bagi UMKM untuk memasuki pasar ekspor tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk mengikuti pameran dagang di luar negeri.

Advertisements

Program business matching sendiri merupakan bagian dari inisiatif UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor) yang diluncurkan Kemendag sejak Januari 2025. Program ini memberikan kemudahan bagi UMKM, khususnya yang memiliki keterbatasan anggaran promosi, untuk bertemu secara virtual dengan calon pembeli dari berbagai negara melalui fasilitasi pemerintah.(beritasatu/nca)

 

 

 

Advertisements

Share:
Editor: Rizky Panchanov
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements