BANDARLAMPUNG - Mahasiswa Program Studi (Prodi) Administrasi Bisnis Universitas Bandar Lampung (UBL) menunjukkan kepedulian nyata terhadap kemajuan ekonomi lokal.
Mereka terlibat langsung dalam pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Rumah BUMN Bandar Lampung.
Aksi nyata ini dikemas melalui kegiatan Business Consulting Project, yang menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik pada mata kuliah Bisnis Kreatif Usaha Mikro.
Kegiatan yang berlangsung beberapa waktu lalu ini mengusung tema “UMKM Business Project dan Transformasi UMKM Melalui Peran Konsultan Bisnis untuk Kesejahteraan Sosial”.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya berkutat dengan teori bisnis di dalam ruang kelas. Mereka diterjunkan langsung untuk bertindak sebagai konsultan bisnis muda bagi para pelaku UMKM.
Ada beberapa poin krusial yang dilakukan mahasiswa selama masa pendampingan, di antaranya.
Pertama, identifikasi mendalam mengenai permasalahan usaha yang dihadapi pelaku UMKM. Kedua, analisis model bisnis yang sedang berjalan.
Ketiga, penyusunan rekomendasi strategi aplikatif agar UMKM siap menghadapi era transformasi digital.
Dosen pengampu mata kuliah Bisnis Kreatif Usaha Mikro Prodi Administrasi Bisnis UBL, Niki Agus Santoso, S.A.B., M.Si., mengungkapkan Business Consulting Project memang dirancang sebagai ruang pembelajaran nyata.
“Business Consulting Project bukan sekadar tugas akademik, melainkan ruang pembelajaran nyata yang mempertemukan mahasiswa dengan pelaku usaha. Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu hadir sebagai konsultan bisnis muda yang memberikan solusi nyata bagi UMKM,” ujar Niki Agus Santoso.
Menurut Niki, kolaborasi dengan Rumah BUMN Bandar Lampung menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk memahami dinamika dunia usaha secara langsung.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dihadirkan pula Oktavia Anggun P. sebagai narasumber sesi berbagi. Ia memberikan penguatan mengenai pentingnya peran konsultan bisnis muda agar pelaku UMKM bisa lebih adaptif, inovatif, dan mampu merespons kebutuhan pasar.