Hari Kartini, Srikandi PLN Dorong Perempuan Berdaya dalam Ekonomi dan Lingkungan Berkelanjutan

Decky Hardodes - Kamis, 23 Apr 2026 - 05:31 WIB
Kebersamaan Srikandi PLN dan para perempuan hebat di Gang Kelana menjadi bukti bahwa kolaborasi mampu menghadirkan perubahan nyata—untuk ekonomi yang lebih kuat dan lingkungan yang lebih lestari.
Kebersamaan Srikandi PLN dan para perempuan hebat di Gang Kelana menjadi bukti bahwa kolaborasi mampu menghadirkan perubahan nyata—untuk ekonomi yang lebih kuat dan lingkungan yang lebih lestari. - PLN UID Lampung

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung melalui gugus tugas Srikandi (Srikandi PLN) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan ekonomi perempuan melalui pengelolaan dan monetisasi sampah yang terintegrasi dengan pengembangan UMKM

Dilaksanakan bertepatan dengan hari kartini, Program ini menyasar komunitas emak pengelola sampah di Gang Kelana, yang sebagian juga merupakan pelaku UMKM sebagai motor penggerak ekonomi berbasis komunitas.

Dalam kegiatan ini, Srikandi PLN menggelar sosialisasi pemanfaatan aplikasi PLN Mobile guna mempermudah akses layanan kelistrikan secara digital bagi pelaku usaha.

PLN juga menghadirkan program promo tambah daya listrik hingga 50 persen untuk meningkatkan kapasitas produksi UMKM agar lebih produktif dan berdaya saing.

Advertisements

Berkolaborasi dengan Rumah BUMN Bandar Lampung, peserta sosialisasi yang juga pelaku UMKM diberikan kesempatan untuk bergabung dalam program pembinaan berkelanjutan melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN.

Pembinaan ini mencakup peningkatan kualitas produk hingga strategi pemasaran yang adaptif di era digital.

Penguatan ekonomi turut dilakukan melalui kolaborasi dengan Kelompok Bank Sampah Emak.id Unit Gang Kelana dalam pengelolaan sampah rumah tangga berbasis komunal.

Sampah yang telah dipilah dikumpulkan, ditimbang, dan diberikan nilai jual, sehingga mampu menghasilkan tambahan pendapatan bagi para Kartini anggota komunitas. 

Advertisements

Hingga saat ini, tonase sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai lebih kurang kertas 2,5 ton, plastik 4,2 ton, metalik 1,5 ton, serta jelantah 230 kg.

Capaian ini tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mengurangi beban sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bakung.

Ketua Srikandi PLN, Tarti Mudiani, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi keluarga dan komunitas.

“Melalui Aksi Srikandi ini, kami ingin mendorong perempuan menjadi pelaku utama ekonomi yang mandiri. Pengelolaan dan monetisasi sampah menjadi langkah konkret dalam menciptakan nilai tambah sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” ujar Tarti.

Share:
Editor: Decky Hardodes
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements