Plafon Gedung Satap Pemkot Bandar Lampung Ambruk Diterjang Angin Kencang

Plafon Gedung Satap Porak Poranda
gambar-user/tos8BSMzgVDyGkgSAXaK3yCEyDOV9SRwQVlB70iB.webp
Melida Rohlita - Rabu, 29 Apr 2026 - 19:09 WIB
Angin kencang saat hujan ekstrem menyebabkan plafon gedung pelayanan satap Pemkot Bandar Lampung ambruk, Rabu siang.
Angin kencang saat hujan ekstrem menyebabkan plafon gedung pelayanan satap Pemkot Bandar Lampung ambruk, Rabu siang. - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung memperbarui peringatan dini cuaca ekstrem pada Rabu pagi (29/4/2026), dengan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.

Berdasarkan laporan prakirawan BMKG hingga pukul 09.10 WIB, kondisi cuaca tersebut masih berpotensi terjadi dan perlu diwaspadai, khususnya di wilayah pesisir selatan dan timur Lampung.

Hujan diperkirakan mulai terkonsentrasi sekitar pukul 09.20 WIB di beberapa titik di Kabupaten Lampung Selatan, seperti Palas dan Sragi, serta di Kabupaten Lampung Timur, meliputi wilayah Jabung dan Pasir Sakti.

BMKG juga memperkirakan potensi cuaca ekstrem tersebut dapat meluas ke sejumlah kecamatan lain di wilayah sekitar, di antaranya Kalianda, Sidomulyo, Ketapang, Candipuro, dan Way Panji di Lampung Selatan.

Advertisements

Sementara di Lampung Timur, potensi hujan dapat menjangkau kawasan Taman Nasional Way Kambas.

Selain itu, wilayah lain seperti Bandar Surabaya di Lampung Tengah serta Dente Teladas di Tulang Bawang juga berpotensi terdampak.
Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga sekitar pukul 10.30 WIB.

BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar ruangan atau melintas di jalur pesisir timur, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

Warga juga disarankan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho guna mengurangi risiko akibat angin kencang.

Advertisements

Untuk mendapatkan informasi terkini, masyarakat dapat memantau pembaruan cuaca secara real-time melalui kanal resmi BMKG. (mel/c1/abd)

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source: radar lampung
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements