Pihak Sekretariat Presiden melalui Adun Rusmawan menyampaikan kegiatan Banmas Presiden diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat yang merayakan Hari Raya Iduladha sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan pusat.
Diketahui, agenda serah terima secara simbolis dan penyelesaian administrasi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden berupa Sapi Qurban oleh pihak Sekretariat Presiden kepada pemerintah provinsi/kabupaten/kota dan peternak telah dilakukan, pada 6 Mei 2026 lalu di Aula Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung
Sementara, Kota Bandar Lampung kembali mendapat bantuan sapi kurban dari Presiden RI untuk Hari Raya Iduladha 2026. Tahun ini, sapi bantuan yang disiapkan memiliki bobot fantastis mencapai 1.001 kilogram dan merupakan jenis simmental.
Sapi kurban bantuan kemasyarakatan (Banmas) Presiden tersebut berasal dari peternak lokal milik Nopian Susanto, warga Jalan Pulau Singkep, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung.
Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, Dedeh Ernawati mengatakan, proses penetapan sapi kurban Presiden telah melalui sejumlah tahapan mulai dari pengecekan kesehatan, verifikasi administrasi hingga peninjauan langsung oleh tim dari Sekretariat Presiden.
“Bandar Lampung kembali mendapatkan bantuan sapi kurban Presiden tahun ini. Sapinya jenis simmental dengan berat mencapai 1.001 kilogram dan usianya sekitar empat tahun,” Kata Dedeh, Minggu, 17 Mei 2026.
Menurutnya, sapi tersebut dipilih karena memenuhi seluruh persyaratan yang ditentukan, baik dari sisi kesehatan maupun bobot ternak.
Bahkan, proses pengecekan dilakukan langsung bersama tim Sekretariat Presiden melalui video call beberapa waktu lalu.
Dalam proses tersebut, hadir perwakilan Sekretariat Presiden yakni Adun Rusmawan dan Erman, kemudian tim dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, serta peternak sapi.
“Dilanjutkan lagi dengan penyelesaian administrasi dan peninjauan kandang oleh tim Setpres,” jelasnya.
Dedeh menerangkan, kandang sapi berada di kawasan Jalan RA Basyid, perbatasan Kota Bandar Lampung dengan Kabupaten Lampung Selatan. Selama proses pendampingan, kondisi hewan ternak terus dipantau oleh dokter hewan.
Dirinya memastikan sapi bantuan Presiden tersebut dalam kondisi sehat dan layak dijadikan hewan kurban untuk masyarakat.