BANDARLAMPUNG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bandar Lampung menyembelih 10 ekor hewan kurban.
Sejak Rabu (27/5) pagi sebanyak 944 warga binaan pemasyarakatan (WBP) sudah berkumpul di lapangan, mereka melaksanakan salat id.
Turut hadir pejabat Lapas Narkotika di antaranya Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Ardeli, perwakilan Kanwil Imipas dan pejabat lain.
Usai salat id, para pegawai dan warga binaan kemudian menyembelih hewan kurban.
Kalapas Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi mengatakan Lapas Narkotika mengatakan Lapas Narkotika menyembelih 10 ekor hewan kurban terdiri dari 5 ekor sapi dan 5 ekor kambing.
"Hewan kurban ini kami dapatkan dari stakeholder yakni dari Pemprov Lampung, Pemkab Lamsel, Pemkot Bandarlampung, Bank BRI, Kejati Lampung, Polda Lampung, dan Kemenag," kata Jumadi usai salat id.
Ternyata tidak hanya dari stakeholder, Lapas Narkotika juga mendapatkan dua ekor kambing kurban dari warga binaan.
Rencananya kata Jumadi, hewan kurban akan dibagikan kepada 944 narapidana, kemudian pegawai.
"Kami juga akan membagikan daging hewan kurban ini untuk warga sekitar," kata Jumadi.
Pelaksanaharian (Plh.) Kakanwil Imipas Lampung, Hilal yang hadir memantau jalannya penyembelihan hewan kurban menambahkan kurban tidak hanya dilakukan oleh masyarakat umum, namun juga dibolehkan bagi warga binaan yang menjalani hukuman.
"Prinsipnya siapapun yang beragama Islam boleh berkurban, termasuk narapidana. Apalagi Lapas ini kan sebagai tempat pendidikan, jadi sebagai sarana edukasi untuk umat muslim," kata Hilal.
Hilal berharap dengan berkurban bisa menjadi simbol ketundukan kita sebagai umat Islam atas perintah Allah Ta'ala.(*)
