Argentina juga hampir menambah keunggulan lewat aksi Messi. Sang kapten merebut bola di area lawan, menggiring bola khasnya dari sisi kanan, lalu mencari ruang tembak.
Akan tetapi, Xhaka melakukan tekel bersih yang menggagalkan ancaman tersebut. Hingga turun minum, Argentina mampu mempertahankan keunggulan 1-0 berkat organisasi pertahanan yang rapi dan gol cepat Mac Allister.
Pada babak kedua, Swiss tampil jauh lebih agresif. Mereka berani menekan dan mengirim lebih banyak pemain ke depan. Tekanan Swiss semakin terasa. Dan itu berbuah gol pada menit ke-67.
Diawali dari kerja sama satu-dua Ricardo Rodriguez dengan Dan Ndoye di tepi kotak penalti. Ndoye menusuk ke dekat garis gawang dan melepaskan tembakan kaki kanan dari sudut sempit.
Bola melewati kiper Argentina Emi Martinez sebelum bersarang di tiang jauh. Skor berubah menjadi 1-1 dan momentum beralih ke kubu Swiss.
