Rumah Tukang Ojek di Rajabasa Ludes Terbakar

// Kerugian Ditaksir Rp30 Juta
gambar-user/tos8BSMzgVDyGkgSAXaK3yCEyDOV9SRwQVlB70iB.webp
Melida Rohlita - Minggu, 12 Jul 2026 - 22:14 WIB
Sebuah rumah semi permanen milik Efriyadi (30), warga Jalan Cengkeh 5, RT 06, Lingkungan II, Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, hangus dilalap si jago merah pada Sabtu malam, 11 Juli 2026
Sebuah rumah semi permanen milik Efriyadi (30), warga Jalan Cengkeh 5, RT 06, Lingkungan II, Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, hangus dilalap si jago merah pada Sabtu malam, 11 Juli 2026 - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

BANDARLAMPUNG – Sebuah rumah semipermanen milik Efriyadi (30), warga Jalan Cengkeh 5 RT 06/Lingkungan II, Kelurahan Gedongmeneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandarlampung, hangus dilalap si jago merah pada Sabtu (11/7).

Kebakaran yang terjadi pada pukul 20.26 WIB itu diketahui saat rumah dalam keadaan kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa, namun mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp30 juta.

Kakak pemilik rumah, Wandi Irawan, mengatakan saat kebakaran terjadi adiknya bersama seluruh anggota keluarga sedang berada di rumah kerabat di Kecamatan Labuhanratu.

Mereka baru mengetahui rumah terbakar setelah mendapat kabar dari warga sekitar yang melihat kobaran api membesar.

Advertisements

Saat tiba di lokasi, Wandi mendapati api telah melalap hampir seluruh bagian rumah. Warga sekitar sempat berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi.

"Alhamdulillah rumah memang sedang kosong sehingga tidak ada korban jiwa. Namun hampir semua barang yang ada di dalam rumah tidak sempat diselamatkan karena api sudah terlanjur membesar," katanya.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah harta benda milik korban ikut hangus terbakar. Di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat karburator, satu unit kulkas, televisi, perlengkapan sekolah, uang tunai sekitar Rp7 juta, serta berbagai surat dan dokumen penting milik keluarga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthony Irawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 20.26 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah kobaran api merambat ke bangunan lain.

Advertisements

"Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya," kata Anthony.

Sebanyak 30 personel diterjunkan dalam penanganan kebakaran tersebut dengan dukungan tujuh unit mobil pemadam kebakaran yang berasal dari sejumlah pos siaga. Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah menguasai sebagian besar bangunan semi permanen berukuran sekitar 6 x 9 meter.

Proses pemadaman berlangsung lebih dari satu jam. Petugas harus bekerja ekstra karena material bangunan mudah terbakar dan memastikan api benar-benar padam agar tidak kembali menyala. Sedikitnya enam tangki air digunakan hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.35 WIB.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari keluarga korban, penyebab kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan dari aparat kepolisian.

Share:
Editor: Yuda Pranata
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements