Modernisasi Pertanian Lampung Melesat, Bantuan Alsintan Naik Tajam Sejak 2025

Pertanian Melesat, Bantuan Alsintan Meningkat
Agung Budiarto - Minggu, 12 Jul 2026 - 21:20 WIB
Bantuan alat dan mesin pertanian di Lampung meningkat signifikan sejak 2025 sebagai upaya mempercepat mekanisasi, meningkatkan produktivitas, dan mendorong pertanian modern.
Bantuan alat dan mesin pertanian di Lampung meningkat signifikan sejak 2025 sebagai upaya mempercepat mekanisasi, meningkatkan produktivitas, dan mendorong pertanian modern. - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

BANDARLAMPUNG – Upaya modernisasi sektor pertanian di Provinsi Lampung terus mengalami
perkembangan yang positif.

Dalam periode 2023 hingga Mei 2026, jumlah alat dan mesin pertanian (alsintan) yang disalurkan
pemerintah di berbagai sektor terus bertambah. Kenaikan paling signifikan terjadi sepanjang 2025
sebagai bagian dari strategi meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani.

Berdasarkan infografis perkembangan alsintan Provinsi Lampung yang diterima Radarlampung.co.id,
Sabtu (11/7), peningkatan paling mencolok terjadi pada bantuan traktor roda empat.

Jika pada 2023 bantuan hanya mencapai 57 unit dan turun menjadi 52 unit pada 2024, maka pada 2025
jumlahnya melonjak menjadi 508 unit. Hingga Mei 2026 kembali disalurkan 101 unit sehingga total
kepemilikan traktor roda empat di Lampung mencapai sekitar 5.861 unit.

Advertisements

Tren serupa juga terlihat pada traktor roda dua. Bantuan yang semula berjumlah 342 unit pada 2023
dan 220 unit pada 2024 meningkat menjadi 624 unit pada 2025. Sampai Mei 2026 kembali terealisasi
sebanyak 266 unit.

Pada sektor irigasi, pompa air menjadi jenis alsintan yang paling banyak ditambahkan. Setelah tercatat
3.362 unit pada 2024, pemerintah menyalurkan 1.164 unit pada 2025.

Hingga Mei 2026, distribusi pompa air kembali bertambah sebanyak 101 unit guna memperkuat
pasokan air di lahan pertanian.

Peralatan penunjang budidaya lainnya juga mengalami peningkatan. Jumlah handsprayer naik dari 735
unit pada 2023 menjadi 942 unit pada 2024, kemudian meningkat tajam menjadi 2.415 unit pada 2025.
Hingga Mei 2026 kembali bertambah 276 unit.

Advertisements

Penguatan mekanisasi budidaya padi juga dilakukan melalui penambahan rice transplanter.

Setelah belum ada pengadaan pada 2023, jumlah rice transplanter mencapai 24 unit pada 2024 dan
meningkat drastis menjadi 260 unit pada 2025. Hingga Mei 2026 kembali terealisasi tambahan 238 unit.

Pada sektor panen, jumlah crawler combine meningkat dari enam unit pada 2024 menjadi 340 unit pada
2025. Hingga Mei 2026 kembali bertambah 13 unit.

Sementara itu, bantuan combine harvester juga terus meningkat, yakni dari 71 unit pada 2023 menjadi
132 unit pada 2024 dan bertambah menjadi 267 unit pada 2025. Sampai Mei 2026 kembali disalurkan
28 unit.

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements