Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu, Tegaskan Perbedaan Politik Bukan Alasan untuk Bermusuhan

Prabowo Sebut Ada Pihak Kalah Pilpres Hasut Aksi Anarkis
Agung Budiarto - Minggu, 12 Jul 2026 - 21:54 WIB
Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan meski berbeda pilihan politik. Ia menegaskan demokrasi harus dijalankan dengan sikap dewasa tanpa aksi anarkis.
Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan meski berbeda pilihan politik. Ia menegaskan demokrasi harus dijalankan dengan sikap dewasa tanpa aksi anarkis. - FOTO Disway

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan
tidak menjadikan perbedaan pilihan politik sebagai alasan untuk saling bermusuhan maupun terpecah
belah.

Dalam sambutannya pada peringatan Hari Koperasi, Minggu (12/7), Prabowo menegaskan bahwa
perbedaan partai politik merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Menurutnya, kontestasi
politik seharusnya menjadi ajang kompetisi yang sehat.

"Mari kita bersatu semua unsur. Kita berbeda tidak ada masalah. Berbeda partai tidak ada masalah. Tiap
sekian tahun kita bertanding dengan baik. Siapa yang menang, silakan," ujar Prabowo.

Presiden kemudian menyoroti adanya pihak-pihak yang menghasut aksi anarkis setelah mengalami
kekalahan dalam kontestasi politik. Ia menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan semangat
demokrasi.

Advertisements

Menurut Prabowo, pemimpin yang mendorong aksi pembakaran atau kekerasan usai pemilu merupakan
sosok yang mengkhianati kepentingan bangsa.

"Jangan kalau kalah mau bakar-bakar. Bangsa apa itu? Pemimpin yang menganjurkan bakar-bakar di
Republik ini adalah pemimpin pengkhianat," tegasnya.

Prabowo juga mengaku percaya bahwa setiap perbuatan akan memiliki konsekuensi. Ia kemudian
membagikan pengalamannya saat mengikuti pemilihan presiden sebanyak lima kali, di mana empat di
antaranya berakhir dengan kekalahan.

Meski demikian, ia menegaskan tidak pernah menginstruksikan pendukungnya melakukan aksi
demonstrasi maupun tindakan anarkis. Sebaliknya, ia memilih menghormati proses demokrasi dengan
menghadiri pelantikan lawan politiknya.

Advertisements

"Saya maju lima kali pemilihan, empat kali kalah. Nggak pernah saya suruh anak buah saya bakar-bakar.
Demo saja tidak. Saya datang ke pelantikan rival saya, saya hormat, saya kasih selamat," katanya.

Prabowo menilai persaingan dalam politik sama seperti pertandingan olahraga yang selalu menghasilkan
pemenang dan pihak yang kalah. Karena itu, hasil kontestasi harus diterima dengan sikap dewasa.

"Bersaing itu baik, pertandingan itu baik. Sepak bola ada pertandingan, satu harus menang. Kalau satu
kalah masa wasitnya mau digebukin," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung hubungannya dengan Ketua Umum PKB,
Muhaimin Iskandar atau Gus Imin. Menurutnya, meski pernah berada di kubu politik yang berbeda,
hubungan baik tetap terjalin karena memiliki tujuan yang sama, yakni menginginkan yang terbaik bagi
Indonesia.

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements