Advertisements
"Gunakan mekanisme verifikasi, klarifikasi, dan pengaduan yang sudah diatur di Juknis. Setiap laporan akan kami tindaklanjuti secara profesional dan objektif," ucapnya.
Thomas mengapresiasi aksi penyampaian aspirasi dari masyarakat Lamtim.
Menurutnya, itu menjadi bahan penting untuk evaluasi penyelenggaraan SPMB ke depan.
"Kami mengajak semua pihak menjaga situasi tetap kondusif. Mari selesaikan melalui mekanisme yang ada. Komitmen kami tetap: SPMB harus adil, transparan, dan memberi kesempatan setara bagi setiap anak Lampung," tutup Thomas.
Advertisements
Diketahui, warga Dusun Pulosari, Desa Labuhanratu, Lamtim menutup akses jalan menuju SMAN 1 Labuhanratu. Mereka protes lantaran 3 calon siswa dari dusun itu tidak lolos SPMB.(*)
