Jelang Penutupan PDSS PMB PTKIN 2026, 13.689 Satuan Pendidikan Sudah Terdaftar

gambar-user/nz7Q72NpcwwYBAywk3yFKLgNe3YikANiO7u46H2h.jpg
Taufik Wijaya - Kamis, 05 Feb 2026 - 10:46 WIB
Pendaftaran Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) 2026 terus meningkat.
Pendaftaran Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) 2026 terus meningkat. - Foto Ist.

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

TULUNGAGUNG – Menjelang batas akhir pendaftaran Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) 2026, jumlah satuan pendidikan yang terdaftar terus meningkat.
Hingga Kamis (5/2/2026), tercatat sebanyak 13.689 sekolah, madrasah, dan pesantren dari seluruh Indonesia telah menyelesaikan proses registrasi dalam sistem PDSS.
Capaian ini menunjukkan tingginya partisipasi satuan pendidikan dalam mendukung siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi keagamaan negeri melalui jalur yang tersedia.
Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN 2026, Abd. Aziz, mengapresiasi capaian tersebut. Ia menilai kelancaran proses registrasi tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari panitia pusat, tim teknologi informasi, hingga operator di tingkat sekolah.
“Sinergi antara kementerian, kantor wilayah, dan satuan pendidikan menjadi kunci sehingga proses pendataan berjalan lancar dan terintegrasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, komitmen bersama dalam menjaga ritme kerja turut memastikan sistem pendaftaran tetap stabil dan minim kendala teknis selama proses berlangsung.
Sementara itu, Koordinator Pokja Penjaminan Mutu PMB PTKIN 2026, Zulfahmi Alwi, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah pendaftar tahun ini dipengaruhi oleh pembaruan sistem dan pola kerja yang diterapkan panitia.
Menurutnya, sejumlah perbaikan dilakukan, mulai dari penyederhanaan tampilan sistem hingga penguatan validasi data sejak tahap awal. Langkah ini bertujuan mempermudah operator sekolah dalam melakukan input data tanpa mengurangi standar kualitas.
“Efisiensi sistem baru ini berdampak langsung pada meningkatnya jumlah satuan pendidikan yang berhasil melakukan registrasi,” jelasnya.
Panitia Nasional PMB PTKIN mengimbau satuan pendidikan yang masih dalam tahap finalisasi agar segera menyelesaikan proses unggah data sebelum sistem resmi ditutup.
Registrasi PDSS menjadi syarat utama bagi siswa untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya, baik melalui jalur prestasi maupun ujian masuk. (*)

Share:
Editor: Taufik Wijaya
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements