BANDAR LAMPUNG — Provinsi Lampung mulai memanaskan mesin persiapan menuju dua agenda nasional bergengsi, yakni Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) dan Hari Pers Nasional (HPN) 2027. Komitmen itu mengemuka dalam audiensi antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung.
Ketua KONI Lampung, Taufik Hidayat, menegaskan pihaknya siap memberikan dukungan penuh agar Lampung sukses menjadi tuan rumah ajang nasional yang diperkirakan akan menyedot ribuan peserta dari seluruh Indonesia tersebut.
Menurutnya, Porwanas dan HPN bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk mengangkat kualitas olahraga daerah sekaligus memperkuat kesiapan Lampung menuju target besar sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional.
“Porwanas dan HPN akan menjadi ruang promosi olahraga Lampung. Kami ingin berbagai cabang olahraga terus hidup dan berkembang sehingga mampu melahirkan atlet-atlet terbaik Indonesia,” ujar Taufik.
Ia menjelaskan, KONI Lampung saat ini juga tengah menyiapkan sejumlah agenda olahraga nasional lainnya, termasuk Pornas Korpri dan persiapan jangka panjang menghadapi PON. Dalam waktu dekat, berbagai event olahraga tingkat nasional juga dijadwalkan berlangsung di Lampung.
Sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik, KONI Lampung disebut telah meluncurkan platform digital khusus yang memuat perkembangan dunia olahraga di Provinsi Lampung agar dapat diakses masyarakat secara luas.
Sementara itu, Ketua PWI, Wirahadikusumah, mengatakan penyelenggaraan Porwanas dan HPN 2027 diproyeksikan akan dihadiri hampir 5.000 wartawan dari seluruh penjuru Indonesia.
Karena itu, kata dia, sinergi lintas sektor menjadi faktor penting untuk memastikan kesuksesan pelaksanaan agenda nasional tersebut.
“PWI tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk KONI sebagai motor utama olahraga di Lampung,” ujarnya.
Ia mengungkapkan sedikitnya 14 cabang olahraga rencananya dipertandingkan dalam Porwanas 2027. Dukungan KONI dibutuhkan mulai dari kesiapan venue, perangkat pertandingan, hingga pembinaan atlet wartawan.
Wakil Ketua I KONI Lampung, Riagus, menilai Porwanas menjadi ajang penting untuk menguji kesiapan infrastruktur olahraga Lampung menuju target yang lebih besar di masa mendatang.
“Yang paling utama saat ini adalah koordinasi dengan cabang olahraga dan kesiapan venue. Ini menyangkut citra Lampung sebagai tuan rumah nasional,” tegasnya.
Dengan mulai dimatangkannya persiapan sejak dini, Lampung tampaknya tak hanya ingin menjadi tuan rumah semata, tetapi juga meninggalkan kesan sebagai daerah yang siap menjadi episentrum olahraga dan pers nasional di Sumatera. (*)
