BANDAR LAMPUNG — Suasana dunia tenis meja di Kota Bandarlampung mulai kembali bergairah.
Sejumlah klub atau Perkumpulan Tenis Meja (PTM) resmi mendeklarasikan pembentukan Forum Komunikasi PTM (FK-PTM) Kota Bandar Lampung pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Forum tersebut dibentuk dalam kegiatan Dialog PTM se-Kota Bandar Lampung yang berlangsung di Kedai Nate. Kegiatan itu dihadiri 21 perwakilan PTM dari total 23 undangan yang disebarkan panitia.
Dalam musyawarah tersebut, peserta sepakat menunjuk Hendi Irawan sebagai Ketua FK-PTM Bandar Lampung. Ia akan didampingi Hi. Bambang Nardianto sebagai Wakil Ketua I dan Hendri Satria Jaya sebagai Wakil Ketua II.
“Hasil dialog tadi menghasilkan kesepakatan untuk membentuk Forum Komunikasi PTM Kota Bandarlampung dan saya dipercaya menjadi ketua,” ujar Hendi.
Ia menjelaskan, forum yang dibentuk bukan untuk menjadi pesaing organisasi mana pun, melainkan sebagai wadah komunikasi dan silaturahmi bagi PTM yang belum terakomodasi dalam kepengurusan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Bandar Lampung.
“FK-PTM ini bukan organisasi tandingan. Kami ingin menjadi tempat berhimpun bagi PTM yang belum masuk dalam struktur PTMSI Kota Bandarlampung,” katanya.
Menurut Hendi, lahirnya forum tersebut tidak lepas dari kondisi kepengurusan PTMSI Kota Bandarlampung yang sempat vakum.
Situasi itu kemudian mendorong Pengprov PTMSI Lampung membentuk karateker guna mempersiapkan Musyawarah Kota (Muskot) sekaligus menyusun kepengurusan baru.
Namun dalam proses persiapan tersebut muncul persoalan terkait verifikasi keanggotaan PTM. Dari pendataan awal terdapat 26 PTM di Bandar Lampung dan 24 di antaranya tercatat sebagai anggota PTMSI.
Setelah dilakukan verifikasi pertama, jumlah anggota yang dinyatakan memenuhi syarat berkurang menjadi 15 PTM.
Proses verifikasi kemudian kembali dilakukan oleh karateker dan hasil akhirnya hanya satu PTM yang dinyatakan sah sebagai anggota PTMSI Kota Bandar Lampung.
