Bersinergi dengan TMMD, Pemkab Pesawaran Mendorong Percepatan Pembangunan Desa

Abdul Karim - Rabu, 03 Jun 2026 - 19:11 WIB
BERSINERGI DENGAN TMMD: Bupati Nanda Indira B. bersama Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Danrem 043/Gatam, jajaran perangkat kabupaten dan Provinsi Lampung, serta unsur  masyarakat pada penutupan TMMD Ke-127
BERSINERGI DENGAN TMMD: Bupati Nanda Indira B. bersama Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Danrem 043/Gatam, jajaran perangkat kabupaten dan Provinsi Lampung, serta unsur masyarakat pada penutupan TMMD Ke-127 - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

GEDONGTATAAN – Keterbatasan anggaran karena kebijakan efisiensi dari pusat tidak menyurutkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran terus berupaya mendorong percepatan pembangunan desa sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Di antaranya melalui sinergi dengan kegiatan program Tentara manunggal Masuk Desa (TMMD)  Ke-127 yang sudah berjalan pada Maret 2026 lalu. Kemudian, Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) pada bulan Mei lalu serta Posyandu 6 SPM yang saat ini masih berlangsung.
Dari dan pada kegiatan TMMD sendiri yang berlangsung di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau, Pesawaran, terang Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pesawaran Nur Asikin, dampak positifnya begitu dirasakan masyarakat. Ini karena sasaran pembangunan oleh Satgas TMMD bersinergi dengan Pemkab Pesawaran di tingkat desa setempat bukan hanya pekerjaan fisik, tapi juga nonfisik. 
Sasaran pekerjaan fisiknya, jelas Nanda, yaitu dengan suksesnya menyelesaikan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 666 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,15 meter, pembangunan talud, pembuatan lima unit sumur bor, serta rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni. Sedangkan untuk pekerjaan nonfisik yaitu terlaksananya berbagai penyuluhan sebagai wujud penguatan kapasitas masyarakat. 
Penyuluhan tersebut, terangnya, pertama  terkait wawasan kebangsaan, bela negara, serta pencegahan terorisme dan radikalisme untuk menjaga ideologi bangsa; Kedua, penyuluhan sadar hukum, kamtibmas, antinarkoba, serta bahaya judi online dan pornografi demi terciptanya lingkungan yang aman; Ketiga, peningkatan sektor produktif melalui penyuluhan pertanian, perikanan, peternakan, serta lingkungan hidup; Keempat, peningkatan kesadaran pentingnya kesehatan dan kesejahteraan masyarakat akan pola hidup sehat melalui penyuluhan stunting dan sekolah ramah anak, serta memberikan pelayanan posyandu, KB, dan pemeriksaan kesehatan
”Ada juga penyuluhan kepada masyarakat serta pemberian bantuan berupa paket sembako dan bibit kambing untuk mendukung peningkatan kesejahteraan warga desa,” ungkap Nanda.
Langkah taktis melalui program TMMD ini, tukasnya, juga selaras dengan kebijakan makro pembangunan infrastruktur Kabupaten Pesawaran yang ada di bawah kepemimpinannya. Sekaligus mempertegas langkah Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang tengah masif melakukan percepatan pembangunan infrastruktur daerah guna mendongkrak roda perekonomian masyarakat.
Diketahui, Program TMMD Ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Pesawaran telah resmi berakhir berberapa waktu lalu.  Program ini resmi ditutup dengan upacara di Lapangan Desa Gunung Sari, Kecamatan Way Khilau, Pesawaran. 
Upacara penutupannya pun dipimpin langsung Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi serta dihadiri Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian, Danrem 043/Gatam, jajaran perangkat daerah, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (saat itu) Saipul.
Dalam laporannya, Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav M. Nuril Ambiyah selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD menyampaikan bahwa selama 30 hari pelaksanaan, program TMMD ke-127 berhasil merampungkan sejumlah sasaran fisik dan nonfisik di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau.  ”Sasaran fisik utama yang berhasil kita selesaikan meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 666 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,15 meter, pembangunan talud, pembuatan lima unit sumur bor, serta rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni,” bebernya.
Sedangkan untuk sasaran pembangunan nonfisik, ungkapnya, Satgas TMMD memberikan berbagai penyuluhan kepada masyarakat. Kemudian bantuan berupa paket sembako dan bibit kambing turut untuk mendukung peningkatan kesejahteraan warga setempat.
Pada kesempatan ini, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat. Dirinya menegaskan program TMMD merupakan wujud nyata kerja sama serta sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Pangdam juga berharap agar seluruh hasil pembangunan yang telah diselesaikan dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat setempat demi kemanfaatan jangka panjang.
Senada, Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian pun menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kelancaran program TMMD yang dinilai memberikan dampak langsung bagi warga Desa Tanjung Rejo tersebut.  ”Kegiatan ini menjadi instrumen kolaborasi penting bagi Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam mendorong percepatan pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata,” ucapnya. (rim) 

Share:
Editor: Abdul Karim
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements