Kedua, bangun kekuatan dengan memperkuat basis di akar rumput. AHY meminta seluruh kader aktif turun ke masyarakat, menyerap aspirasi, membuka ruang dialog, serta melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan.
"Kita jangan hanya nyaman berada di dalam ruangan. Demokrat harus hadir bersama masyarakat, bukan hanya menjelang pemilu," ujarnya.
Ketiga, rebut kemenangan pada setiap kontestasi politik dengan tetap menjunjung idealisme untuk menghadirkan kesejahteraan dan keadilan bagi rakyat.
"Kekuasaan datang dan pergi. Yang abadi adalah semangat menghadirkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat," katanya.
Menutup sambutannya, AHY mengingatkan Partai Demokrat akan memasuki usia ke-25 pada September 2026. Menurutnya, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan Demokrat tetap berpijak pada tiga nilai utama, yakni memajukan ekonomi, menegakkan keadilan, dan menjaga demokrasi.
"Ekonomi, keadilan, dan demokrasi adalah tiga elemen yang tidak boleh dipisahkan. Itulah perjuangan Partai Demokrat dan harapan rakyat Indonesia," tutup AHY.
Musda VI Partai Demokrat Lampung turut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama sejumlah pimpinan partai politik, di antaranya Anggota DPR RI sekaligus Ketua PKB Lampung Chusnunia Chalim, Ketua NasDem Lampung Herman HN, Wakil Ketua Golkar Lampung Ismet Roni, Wakil Ketua PDIP Lampung Watoni Nurdin, Ketua OKK DPD Gerindra Lampung Fahror Rozi, serta perwakilan partai politik lainnya.
Hadir pula Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, Wakil Wali Kota Metro Rafieq Adi Pradana, Ketua KPU Lampung Erwan Bustami, Ketua Bawaslu Lampung Iskardo P. Panggar, serta jajaran DPP Partai Demokrat, di antaranya Sekretaris Jenderal Herman Khaeron dan Kepala BPOKK DPP Demokrat Ossy Dermawan. (*)