Bandar Lampung – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak seluruh kader Partai Demokrat terus hadir di tengah masyarakat serta berperan aktif mengawal pembangunan nasional dan daerah.
Pesan tersebut disampaikan AHY saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD Partai Demokrat Lampung di Hotel Grand Mercure, Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026).
Menurut AHY, Indonesia saat ini menghadapi tantangan global yang penuh gejolak dan ketidakpastian. Karena itu, seluruh elemen bangsa harus bekerja lebih keras untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
"Indonesia terus bergerak di tengah gejolak dan ketidakpastian global. Kita berharap dunia semakin damai sehingga kita bisa fokus membangun bangsa. Untuk mencapai Indonesia Emas 2045 dibutuhkan kerja keras yang berlipat ganda, dan Demokrat tidak boleh absen dalam perjuangan itu," ujar AHY.
Ia mengingatkan, selama hampir 25 tahun berdiri, Partai Demokrat telah melewati berbagai dinamika, baik saat berada di pemerintahan maupun ketika menjadi oposisi.
Kini, di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Demokrat berkomitmen memberikan kontribusi nyata melalui berbagai sektor pembangunan, khususnya infrastruktur dan pengembangan wilayah.
AHY meminta kader Demokrat di Lampung ikut mengawal pembangunan infrastruktur yang langsung dirasakan masyarakat, seperti jalan, irigasi, sekolah, rumah sakit, pasar, hingga penyediaan hunian layak.
"Masyarakat ingin jalannya baik, irigasinya mengalir untuk mendukung pertanian, sekolah dan rumah sakit yang layak, serta konektivitas antarwilayah yang semakin baik. Semua itu harus kita perjuangkan bersama," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi program pemerintah pusat dan daerah agar pembangunan berjalan efektif serta sesuai kebutuhan masyarakat.
Dalam arahannya, AHY menyampaikan tiga fokus utama konsolidasi Partai Demokrat.
Pertama, rapatkan barisan dengan menjaga soliditas dan persatuan internal. Menurutnya, Musda merupakan forum konsolidasi, bukan ajang perpecahan.
"Perbedaan adalah hal yang wajar, tetapi setelah keputusan diambil, kita harus menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah oleh kepentingan kelompok," tegasnya.