Sosok Dokter Icha Pakaenoni, Dokter Muda yang Meninggal Usai Diduga Alami Intimidasi

Golkar dan PKB Janji Usut
Agung Budiarto - Minggu, 28 Jun 2026 - 21:33 WIB
Dokter Icha menjadi perhatian publik setelah meninggal dunia. Kemenkes kini melakukan investigasi atas dugaan intimidasi yang dialami saat menjalankan tugas sebagai dokter.
Dokter Icha menjadi perhatian publik setelah meninggal dunia. Kemenkes kini melakukan investigasi atas dugaan intimidasi yang dialami saat menjalankan tugas sebagai dokter. - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Advertisements

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah Dokter Icha diduga mendapat intimidasi saat menangani
pasien anak korban gigitan ular di RS Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, pada 13 Juni
2026.

"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan tenaga kesehatan dapat bekerja dengan aman
dan tanpa tekanan maupun intimidasi," katanya.

Ninik juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Dokter Icha dan berharap aparat penegak
hukum mengusut dugaan intimidasi tersebut secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

Sebelumnya, informasi mengenai kasus Dokter Icha ramai diperbincangkan di media sosial, terutama di
platform X. Berdasarkan informasi yang beredar, almarhumah menangani seorang pasien anak korban
gigitan ular di RS Leona Kefamenanu, Timor Tengah Utara.

Advertisements

Saat menjalankan tugas tersebut, Dokter Icha diduga mendapat intimidasi dari Norbertus Tubani dan
Therensius Lazakar yang disebut sebagai keluarga pasien.

Peristiwa itu diduga menimbulkan trauma mendalam sehingga Dokter Icha harus menjalani perawatan
intensif. Pada 26 Juni 2026, ia kemudian dikabarkan meninggal dunia.

Menanggapi kasus tersebut, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji
Muhawarman, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Dokter Icha.

Ia menjelaskan Kementerian Kesehatan merespons kasus tersebut dengan melakukan investigasi
menyeluruh terhadap dugaan intimidasi yang dialami almarhumah.

Advertisements

Menurut Aji, Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan bersama Inspektorat Jenderal
Kemenkes tengah menangani kasus tersebut.

Investigasi diharapkan mampu mengungkap secara utuh kronologi dugaan intimidasi terhadap Dokter
Icha sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak. Kasus ini juga menjadi perhatian karena
menyangkut perlindungan tenaga kesehatan saat menjalankan tugas pelayanan.

DPR menegaskan tenaga kesehatan harus mendapatkan jaminan keamanan agar dapat memberikan
pelayanan medis secara optimal tanpa rasa takut maupun tekanan. (dtc/c1/abd)

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements